Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dalam Pembangunan Infrastruktur

images
Summber gambar : http://redaksiindonesia.com/read/jokowi-singkirkan-isu-fokus-nawacita-infrastruktur-jalan-terus.html

Sejak semula, bangsa kita telah didirikan oleh pendiri bangsa dengan penuh perjuangan. Tentu bukan dengan cara yang mudah, tapi sebuah semangat patriot dan komitmen yang kuat. Mereka tidak lupa pula untuk menetapkan cita-cita dan tujuan bangsa ini secara spesifik, terukur, dan memungkinkan untuk dicapai oleh generasi berikutnya.

Mewujudkan masyarakat yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Itulah cita-cita bangsa kita yang tertuang pada Pembukaan UUD 1945, alinea kedua. Sementara tujuan negara kita dengan sangat jelas pula dituangkan pada alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Tujuhpuluh tahun negeri kita sudah merdeka, cita-cita dan tujuan negara kita, yang sudah dibahas sebelumnya, tentu masih tetap menjadi sebuah impian dan harapan yang ingin dicapai dan diwujudkan di era pemerintahan Jokowi-JK. Sama seperti pemimpin-pemimpin terdahulu. Hanya salah satu yang membedakannya adalah strategi untuk mencapainya. Presiden dan wakil presiden (Jokowi-JK) sendiri sejak awal sudah memperkenalkan program prioritas yang kita kenal dengan sebutan Nawacita.

Adapun tujuan program tersebut digagas yakni untuk menekankan pada prioritas yang ingin didahulukan demi membuka pintu menuju berbagai perubahan. Dengan demikian diharapkan Indonesia menjadi negara yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Sejak mengawali pemerintahannya, 20 Oktober 2014 hingga  sekarang, tentu tidak sedikit tantangan dan hambatan yang harus dihadapi demi terwujudnya Nawacita tersebut. Tetapi berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat luas, maka selama dua tahun pemerintahan Jokowi-JK cukup banyak gebrakan-gebrakan yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk kepentingan bangsa dan kemajuan rakyat.

Salah satu gebrakannya adalah percepatan pembangunan infrastruktur. Dimana pembangunan tersebut telah diawali dengan melakukan berbagai perbaikan kebijakan, kelembagaan, pembiayaan dan penyiapan proyek. Dengan demikian diharapkan dapat mewujudkan pembangunan yang komprehensif, menciptakan kreativitas nasional dan pertumbuhan ekonomi.

Diharapkan melalui proses tersebut di atas, bahwa proyek-proyek strategis nasional dalam bidang infrastruktur bisa terencana dan terlaksana dengan baik dan lancar.

Adapun proyek strategis nasional infrastruktur yang mencapai hasil yang signifikan bisa kita lihat berikut. Setidaknya terdapat 8 proyek di tahun 2016 yang menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ke-8 proyek tersebut umumnya berada diluar Jawa. Ini diharapkan menjadi bukti dari Nawacita dari pemerkntahan Jokowi-JK, yakni membangun Indonesia dari pinggiran yang tertinggal demi terwujudnya Indonesia Sentris.

Hal tersebut bisa dilihat dari Tol Serang-Panimbang, Terminal Kalibaru, SPAM Umbuh, LRT Sumatera Selatan, PLTU Batang, Pelabuhan Patimban, Palapa Broadband, Revitalisasi Bandara Juwata-Tarakan, Matahora-Wakatobi, Labuhan Bajo-NTT.

Harus diakui bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia selama ini jauh tertinggal. Berdasarkan World Economic Forum, Indonesia menempati urutan ke-82 dari 142 negara yang memiliki kualitas infrastruktur yang baik. Ini artinya, bahwa selama ini bangsa kita belum menganggap pembangunan infrastruktur tersebut menjadi sebuah yang prioritas yang harus di kedepankan. Hal ini pulalah yang sering menimbulkan pergolakan atau ketidaksenangan terhadap pemerintah pusat.

Untuk itulah pemerintahan Jokowi-JK benar-benar menganggap bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas dan harus cepat dilaksanakan. Bahkan pemerintah telah mengerahkan dana secara besar-besaran untuk mengejar ketertinggalan bangsa kita dalam hal infrastruktur. Kalau tahun 2014 anggaran pembangunan infrastruktur mencapai Rp. 138 Triliun, tahun 2015 berada pada angka Rp. 213 Triliun, maka tahun 2016 ini jauh lebih besar lagi yakni mencapai Rp. 313,5 Triliun.

Diharapkan dari keseriusan kebijakan tersebut, apa yang menjadi cita-cita bangsa kita, diantaranya mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur bisa tercapai. Untuk itu kita  berharap hal ini benar-benar diupayakan oleh pemerintahan Jokowi-JK secara maksimal, dengan demikian tercipta pulalah pembangunan yang merata pada masyarakat di seluruh wilayah Indonedia.

sumber referensi :

https://kerjanyata.id

Artikel ini juga terdapat pada…

http://siperubahan.com/read/3149/Dua-Tahun-Pemerintahan-Jokowi-JK-dalam-Pembangunan-Infrastruktur

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s