Bisnis Ala Generasi Millenial

Sungguh tidak pernah saya duga sebelumnya, bahwa perubahan itu semakin cepat terjadi. Kemajuan teknologi informasi adalah salah satu faktor pendorong percepatan perubahan tersebut. Bahkan di era ini, harus diakui bahwa siapa pun yang menguasai teknologi informasi, tentu akan lebih mampu membuka peluang-peluang baru.

Dulu dosenku pernah mengajarkan tentang teori Alvin Toffler, beliau mengatakan bahwa dunia ini dibaginya atas tiga gelombang. Gelombang pertama yaitu siapa menguasai pertanian akan menguasai dunia. Gelombang kedua, siapa menguasai industri akan menguasai dunia. Sementara gelombang ketiga, siapa menguasai informasi maka mereka yang akan menguasai dunia.

Sekarang saya menyadari teori tersebut nyata terjadi. Bahwa era ini adalah era informasi. Artinya, arus keterbukaan informasi semakin deras dan telah merubah berbagai sendi kehidupan. Berbagai peluang untuk mendesain dan mengembangkan teknologi informasi terjadi dan semakin kompetitif. Bahkan kelompok-kelompok yang terlibat dalam pengembangan teknologi tersebut telah menjadi raja bisnis dunia seperti Bill Gates.

Era ini memang telah memudahkan kita memperoleh informasi secepat kilat. Dengan gadget kecil di tangan, serasa dunia ada dalam genggaman. Bakan dalam waktu singkat pula kita dapat menyebarkan informasi tersebut seluas-luasnya.

Dengan demikian, informasi tersebut telah berhasil menjadi kekuatan baru di dunia ini. Jadi sependapat dengan pernyataan John Naisbitt, bahwa sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak. Itulah salah satu pengaruh dari perkembangan teknologi informasi tersebut.

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada dalam genggaman tangan beberapa orang, namun informasi di tangan orang banyak. (John Naisbitt)

Ternyata bukan itu saja, perkembangan teknologi informasi turut memengaruhi menurunnya minat dan perkembangan bisnis yang relevan dengan pertanian. Bisnis kreativitas baru pun berkembang pesat, terutama bisnis yang relevan dengan teknologi informasi. Perkembangan ini tentu tidak lepas dengan kehadiran generasi millenial    (generasi y).

Percaya atau tidak, di dunia saat ini banyak orang kaya baru justru berasal dari bisnis kreativitas yang berbasis teknologi informasi. Bahkan di negeri ini pun, anak-anak muda lebih memilih ‘startup’ bisnis di bidang tersebut. Dari sekedar hobi hingga yang benar-benar maniak internet ternyata banyak yang memanfaatkan peluang tersebut membuka bisnis baru dengan digital marketing dan internet marketing.

Harus kita sadari, bahwa telah banyak bisnis sekarang terafiliasi dengan internet. Misalnya, kalau dulu untuk beli tiket pesawat, kapal laut, atau kereta api kita belinya di tour and travel, sekarang dengan memanfaatkan internet kita tinggal mendapatkannya secara online. Membayar listrik dan berbagai tagihan rumah tangga lainnya harus antri di loket, sekarang cukup membayarnya dengan smartphone yang ada di genggaman. Memesan kamar hotel harus berhadapan dengan front office, sekarang tidak perlu lagi. Memesan makanan dan transport untuk bepergian ternyata hanya butuh aplikasi. Hidup pun semakin praktis dan menghemat banyak waktu.

Akhirnya revolusi bisnis pun benar-benar terjadi. Bisnis yang dijalankan dengan konvensional mulai tergeser oleh Bisnis Online. Bahkan telah banyak orang yang sukses dengan Bisnis Online tersebut.

Apa Sebenarnya Bisnis Online Itu?

Saya yakin istilah Bisnis Online di era informasi ini bukan sesuatu yang asing bagi kita. Mungkin diantara kita sudah banyak yang mendengar dan bahkan menjadi pelakunya.

Bisnis Online itu adalah bisnis yang digerakkan dengan memanfaatkan koneksi internet. Artinya dengan internet yang terkoneksi ke komputer, laptop atau smartphone yang kita genggam, maka proses jual-beli barang pun sudah bisa terjadi.

Tetapi di samping yang saya sebutkan di atas, untuk membantu penyebaran informasi (promosi) tentang barang akan yang kita jual atau beli, tentunya kita pun harus memiliki sarana yang bisa menempatkan informasi tersebut di internet. Misalnya, melalui website pribadi yang berbayar atau website gratisan yang disediakan oleh penyedia. Kita juga bisa menempatkan informasi tersebut melalui toko online seperti yang disediakan oleh OLX, Kaskus, dan sebagainya. Bahkan bisa juga melalui blog pribadi serta akun media sosial seperti facebook, twitter, line dan Instagram.

Mengapa Harus Bisnis Online?

Berdasarkan data yang dirilis oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), ternyata jumlah pengguna internet pada tahun 2016 sebesar 132,7 juta dari total populasi penduduk di Indonesia sebesar 256,2 juta orang. Artinya 51% dari penduduk di negeri ini telah menggunakan internet.

Statistik1.jpg
Sumber gambar : http://teknologi.inilah.com

Bukankah hal tersebut menjadi peluang dari Bisnis  Online? Bandingkan pula dengan data yang berhubungan dengan perilaku dari pengguna internet berikut, bahwa konten komersial dan konten media sosial ternyata cukup tinggi dikunjungi oleh pengguna internet di Indonesia.

statistik2.jpg
Sumber gambar : http://teknologi.inilah.com

Jadi hal yang wajar kalau Bisnis Online adalah menjadi sebuah peluang yang subur dan menarik di negeri ini. Apalagi ditambah dengan generasi sekarang (generasi millennial) merupakan generasi yang kreatif dan sangat melek dengan internet. Tentu Bisnis Online bagi mereka adalah sebuah tantangan dan peluang baru yang sangat disenangi oleh kelompok generasi ini.

Tetapi perlu diingat, bahwa ternyata bukan hanya generasi millennial saja yang memiliki kesempatan atau peluang di Bisnis Online tersebut, ternyata bagi generasi terdahulu pun terbuka besar peluang, tentu bagi mereka yang adaptif, yang mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi saat ini.

Bagaimana Menjalankan Bisnis Online?

Tentunya sama dengan bisnis lainnya, bahwa Bisnis Online pun ternyata membutuhkan ketiga hal ini, yakni pengetahuan, ketrampilan dan karakter.

Berkaitan dengan pengetahuan, bahwa seseorang yang ingin berbisnis online setidaknya harus melek dengan pengetahuan tentang teknologi informasi dan internet, setidaknya memiliki wawasan yang luas tentang website, toko online dan media sosial. Jika tidak, maka Anda akan banyak bergantung dengan orang lain, sehingga besar atau kecil pengaruhnya tentu akan menghambat keleluasaan untuk menjalankan roda Bisnis Online.

Berikutnya, seorang pebisnis online harus memiliki berbagai ketrampilan yang mendukung. Misalnya memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, terutama dengan menulis yang promotif. Sebab bagaimana mungkin kita bisa menjual tapi kita tidak mampu memengaruhi orang dengan tulisan kita? Tentu dalam hal ini tidak ada yang sempurna, maka kata belajar, belajar dan belajar adalah solusi yang terbaik.

Disamping berkomunikasi, seorang pebisnis online juga harus mampu membaca kebutuhan pasar dan perkembangan trend, dengan demikian akan memudahkan untuk menyiapkan produk-produk berkualitas yang dibutuhkan konsumen.

Terakhir, jangan lupa, bahwa karakter itu sangat penting dalam berbisnis. Mulai dari kejujuran, keterbukaan, dan sopan santun tentu adalah hal mutlak. Sebab kepercayaan itu sebenarnya tidak mudah untuk diperoleh, hanya dengan karakter yang baik dan positif yang membuat orang tetap mau bekerjasama dengan kita.

Sebagai penutup, bagi yang akan bergelut dengan Bisnis Online, tetaplah belajar sebab akan selalu terjadi perubahan-perubahan, sabarlah berproses, dan memikirkan strategi-strategi baru agar bisnis anda tetap berjalan dan sukses. Salam Sukses.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s