Pisang Cavendish Pilihan Keluarga

Bangga menjadi Bangsa Indonesia? Itu harus! Selayaknya kita bersyukur pada Tuhan jikalau kita di lahirkan di negeri yang alamnya kaya dan subur.

Apalagi bangsa kita sudah menikmati kebebasan dari penjajah yang sudah mengeruk kekayaan alam selama 350 tahun. Dan sekarang (bulan ini) kita sedang merayakan hari kemerdekaan tersebut untuk yang ke-72 kali.

Bagi saya, salah satu wujud kemerdekaan itu, bisa menikmati hasil alam yang melimpah ruah. Berbeda disaat kita dijajah, hasil alam yang kita miliki lebih banyak dinikmati kaum penjajah.

Bicara tentang hasil alam, apa sih yang tidak ada di Indonesia?

Kita patut mensyukuri, dengan keberadaan kita di daerah yang iklim tropis, beraneka ragam tanaman bisa tumbuh dan menghasilkan dengan sangat baik.

Pisang-Cavendish
Sumber : http://www.sunpride.co.id

Bagi kita masing-masing, tentu memiliki ketertarikan akan salah satu tanaman atau hasilnya. Saya pribadi, tertarik dengan buah pisang. Pisang adalah buah favorit saya semenjak kecil. Disamping karena nikmat, harganya terjangkau, jenis buah ini pun mudah di dapat. Bahkan di seluruh belahan nusantara ini, ada! Tidak ada satu daerah pun yang tidak bisa merasakan nikmatinya pisang.

Umumnya, pisang bisa dinikmati sebelum atau sesudah makan. Tapi bagi sebagian oarang jenis pisang tertentu sering digunakan untuk bahan basar membuat berbagai jenis kue atau camilan. Bahkan tidak kalah nikmatnya dan menambah variasi jenis makanan untuk keluarga di rumah.

Satu lagi info menariknya yang perlu diketahui, bahwa pisang tersebut pun sangat banyak jenis-jenisnya di Indonesia. Bahkan kualitas pisang di negara kita tidak kalah bersaing dengan kualitas pisang di negara lain atau pisang impor. Kita patut bangga untuk itu.

Adapun salah satu jenis pisang yang memiliki kualitas unggul di negeri ini adalah Pisang Cavendish.

Teman-teman pembaca, pernah dengar nama pisang tersebut?

Pisang Cavendish adalah buah yang ada di tumbuh dan dikembangkan di daerah tropis. Pisang tersebut sangat popular di dunia. Dan pisang ternyata ternyata banyak dikembangbiakan dengan menggunakan metode kultur jaringan.

Adapun yang menjadi keunggulan bibit pisang hasil kultur jaringan dibandingkan dengan bibit dari anakan adalah bibit kultur jaringan terbebas dari penyakit seperti layu moko akibat Pseudomonas solanacearum dan layu panama akibat Fusarium oxysporum cubense.

Untuk lebih mengenal Pisang Cavendish Sunpride (bagi yang mengenal ya!) boleh disaksikan di video yang saya ambil dari youtubenya Sunpride. Selamat menyaksikan!

Tahukah teman-teman pembaca, kalau selama ini banyak yang keliru dengan Pisang Cavendish?

Ternyata banyak yang menganggap kalau pisang jenis ini merupakan buah import, hal tersebut muncul terutama karena kulit pisang yang mulus, rasanya yang manis dan warnanya yang kuning cerah.

Saya pun merupakan salah seorang yang berada diantara yang keliru tersebut. Sebelumnya saya menganggap Pisang Cavendish adalah pisang impor. Tetapi setelah beberapa kali ikut kegiatan yang diadakan oleh Sunpride, yakni dalam rangka memperkenalkan buah-buahan, terutama dari sisi gizi dan manfaatnya, saya pun semakin mengerti tentang bahwa Pisang Cavendish tersebut.

Itulah kekeliruan yang harus diluruskan. Ternyata pisang yang berkualitas seperti ciri di atas, ternyata tidak selamamya dari luar. Bangsa kita pun bisa menghasilkan pisang yang demikian.

Kalau begitu, dimana sih Pisang Cavendish Sunpride ini dibudidayakan?

Pisang Cavendish Sunpride ditanam dikebun milik group gunung sewu yang ada di Lampung. Kulitnya yang mulus dikarenakan perawatan yang maksimal mulai dari pemilihan bibit dan pengemasannya.

Pisang-Lampung.jpg
Sumber : http://www.sunpride.co.id

Pisang Cavendish sunpride memiliki beberapa jenis yang dijual dipasar yaitu cluster, finger dan single. Cavendish cluster terdiri dari 3-8fingers, Cavendish finger terdiri dari 1-2 fingers sedangkan Cavendish single hanya ada 1 finger yang dikemas dalam plastik khusus yang berlubang agar bisa menjaga suhu buah dan tidak menyebabkan jamur.

Keluargaku Senang Sunpride

Ketika kecil di kampung, hampir setiap hari kami bisa menikmati buah pisang. Sebab disekitar rumah kami ada banyak tanaman pisang. Jadi kalau mau menikmati pisang, tinggal tebang aja yang sudah matang, tinggal nunggu beberapa hari, matang deh!

Tapi semenjak saya pindah ke kota, kebiasaan itu pun berubah. Saya pun harus lebih selektif mencari jenis pisang yang berkualitas dan sehat. Sebab pisang tersebut akan dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak kami. Untuk itu, saya tidak boleh membeli sembarangan.

Untunglah saya menemukan pisang yang memang benar-benar berkualitas dan sehat, serta mengetahui asal-usul pisang tersebut dengan berbagai teknologi pengolahan yang benar. Buah pisang tersebut pun ternyata tidak sulit untuk di temukan. Tinggal mendatangi mini market dekat rumah sudah ada.

Sekarang keluarga kami kalau bicara Pisang Pasti Sunpride. Anak-anak pun doyan dengan pisangnya, tentu karena kenikmatannya. Sebagai orangtua pun tidak perlu kuatir untuk kualitas dan gizi yang dikandungnya. Pokoknya top dah!
Wah jam segini sudah lapar, tapi belum waktunya makan siang. Kalau begitu, makan Pisang Cavendish dulu ya!

Sumber Referensi :

(http://www.sunpride.co.id/2016/09/29/pisang-cavendish/)

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s