Bersinergi Untuk #UbahJakarta

Apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar kota Jakarta?

Monas
Sumber : dokumentasi pribadi

Saya yakin jawaban Anda akan selaras dengan pengalaman pribadi. Tentu berdasarkan apa yang dilihat dan dirasakan. Mungkin diantara Anda akan ada yang berkata kalau Jakarta itu kota yang sangat macet, karena berkali-kali merasakan pengalaman tersebut ketika berangkat ke kantor.

Atau, barangkali diantara Anda akan berkata bahwa kota Jakarta adalah kota yang rawan dengan kebanjiran. Itu juga berdasarkan pengalaman pribadi Anda.

Menariknya, ada pula teman saya yang berkata bahwa kota Jakarta adalah kota penuh harapan, tempat merealisasikan mimpinya. Karena baginya, kota ini telah menjadi tempatnya bekerja dan meniti karir hingga bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang.

Saya merasakan pengalaman yang berbeda. Kota Jakarta bagi saya adalah tempat pengembangan diri, memaksimalkan potensi dan menjalankan passion saya dalam menulis, mengingat banyaknya tawaran untuk mewujudkan passion tersebut di kota ini.

Terlepas dari pengalaman masing-masing, bahwa Jakarta adalah wajah kita bersama. Sebab Jakarta adalah ibukota negara kita. Bangsa lain akan melihat kita melalui keberadaan Jakarta sebagai pusat pemerintahan. Untuk itu, sekali lagi, terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, kita harus bangga dengan kota Jakarta. Artinya kota Jakarta pun merupakan tanggung jawab kita bersama.

Pertanyaan berikutnya, apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung kota Jakarta?

Mari bersinergi dan ‘Bekerja Bersama #UbahJakarta’. Kita bersama-sama menjadi solusi bagi Jakarta bukan malah menambah barisan penambah masalah. Untuk menjadi solusi bagi Jakarta bisa saja kita mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan sungai dan got di sekitar. Menaati rambu-rambu lalu lintas, hingga mendukung setiap kebijakan pemerintah. Inilah bentuk kedewasaan kita dalam hidup bermasyarakat dan berbangsa.

Saya sendiri saat ini sudah tinggal  dan bekerja di Bekasi. Tetapi hati saya pun tetap mencintai Jakarta, bukan berarti tidak cinta Bekasi loh! Alasannya jelas. Sudah saya sebutkan sebelumnya. Bahwa Jakarta adalah ibukota negara, dan saya pun masih sering bolak-balik ke Jakarta untuk melakoni passion saya sebagai penulis.

Untuk itu, saya pun memulai kontribusi dari hal-hal terkecil bagi Jakarta. Misalnya, ketika berangkat ke Jakarta, saya berkomitmen untuk selalu menggunakan transportasi publik seperti suttle bus, bus way dan commuter line.

Busway
Sumber : dokumentasi pribadi
Kereta Api.jpg
Inilah Commuter Line (transportasi publik) Jakarta yang pernah saya tumpangi. Bersih dan nyaman. (Sumber : dokumentasi pribadi)

Saya paham dengan kehadiran transportasi publik tersebut. Tujuannya untuk mewujudkan agar Jakarta lebih ramah, tertib dan nyaman jalanannya. Untuk itu mari kita dukung program pemerintah demi kebaikan kita bersama.

Bayangkan! Seandainya semakin banyak yang sadar untuk menggunakan transportasi publik, Maka satu permasalahan kota Jakarta selama ini, sebagian besar akan teratasi. Jakarta pun akan terbebas atau semakin minimal kemacetannya.

MRT Harapan Baru Bagi Jakarta

Berbicara tentang sarana transportasi publik, semua warga berharap semakin meningkat kuantitas maupun variasinya. Tapi bukan hanya kuantitasnya saja yang penting, harus tetap diimbangi dengan kualitasnya. Sehingga para penumpang pun bisa merasakan keamanan, kenyamanan dan kecepatannya.

Selama ini, pemerintah daerah Jakarta sudah sangat serius untuk menangani masalah kemacetan tersebut. Sehingga dari waktu ke waktu, pemerintah daerah selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas transportasi publik seperti bus way dan commuter line. Saya yakin warga Jakarta bisa merasakan dan melihat perkembangan tersebut.

Dalam berbagai diskusi dengan teman, mereka memuji perkembangan transportasi publik yang sangat pesat di Jakarta. Walau belum bisa memenuhi keseluruhan, mengingat penduduk yang beraktivitas di Jakarta bukan hanya penduduk Jakarta saja. Tetapi setiap hari, banyak yang datang ke Jakarta dari daerah Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, seta daerah lainnya. Tapi pemerintah daerah pun tetap selalu memikirkan solusi-solusi baru.

MRT-banner-lokomotif-kereta.jpg
Sumber : https://jakartamrt.co.id/

Akhir-akhir ini, kita sudah sering mendengar MRT, salah satu harapan masyarakat untuk mengurai kemacetan dengan meningkatnya pengguna sarana transportasi publik. Untuk itu, sekarang proyek MRT Jakarta telah dimulai pembangunannya untuk fase pertama. Adapun pembangunan MRT Fase I tersebut meliputi sepanjang ± 16 kilometer dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia. MRT Fase I tersebut pun difasilitasi dengan memiliki 13 stasiun. Diharapkan pengoperasiannya akan bisa dimulai pada tahun 2019.

MRT-Infographic.jpg
Sumber : https://jakartamrt.co.id/

Berdasarkan informasi dari website MRT Jakarta, bahwa pembangunan jalur MRT Fase I akan menjadi awal sejarah pengembangan jaringan terpadu dari sistem MRT yang merupakan bagian dari sistem transportasi massal Jakarta di masa yang akan datang. Kemudian pengembangan selanjutnya akan meneruskannya melalui jalur Sudirman menuju Ancol (disebut jalur Utara-Selatan) serta pengembangan jalur Timur-Barat.

Berharap dengan kehadiran MRT tersebut, transportasi publik semakin variatif, masyarakat pun semakin banyak yang beralih menggunakan transportasi publik.

#UbahJakarta

Ketika berharap Jakarta tidak lagi macet, maka semua warga juga pun harus berpikir solusi. Ketika pemerintah telah menyediakan transportasi publik secara perlahan masyarakarat harus berani dan siap menggunakan transportasi publik dari sekarang. Ini khususnya bagi yang belum ya teman-teman!

Apalagi ketika MRT akan mulai beroperasi, kita berharap semakin banyak pihak yang beralih menggunakan transportasi publik tersebut.

Peran kita bagi yang sudah sadar menggunakan transportasi publik, mari kita tularkan semangat ini ke orang-orang disekitar kita. Termasuk kita tularkan dengan media sosial dengan pengalaman-pengalaman yang positif ketika menggunakan transportasi publik.

Untuk #UbahJakarta kita tidak bisa sendiri. Tapi kita harus bekerja bersama, harus harus bersinergi anatara pemerintah yang membuat regulasi, swasta yang mendukung dengan modal, serta masyarakat yang akan menggunakannya.

Salam #UbahJakarta

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s