Menjadi Pribadi yang Merdeka dengan Teknologi Informasi

Tahun ini untuk ke-72 kalinya kita memperingati hari kemerdekaan. Usia 72 tahun bukan usia yang muda lagi. Kalau untuk ukuran hidup manusia, maka usia demikian disebut usia yang telah banyak makan garam alias berpengalaman menjalani kehidupan, menghadapi tantangan dan memanfaatkan berbagai kesempatan. Selayaknya kita yang muda harus belajar kepada mereka. Apalagi usia yang demikian sering dikaitkan dengan bijaksana.

Negeri kita pun telah mengalami banyak hal selama 72 tahun. Banyak pengalaman yang telah ditorehkan dalam catatan sejarah. Mulai dari keberhasilan hingga kegagalan yang pernah dialami. Tentu dengan pengalaman yang demikian bangsa dan masyarakat kita harus semakin bijaksana  dan siap menghadapi berbagai tantangan serta memanfaatkan kesempatan yang ada di depan. Apalagi di era perubahan yang sangat cepat seperti sekarang ini, kita tidak boleh bersantai-santai lagi.

Saya jadi teringat dalam sebuah pidato Presiden Jowowi dalam sebuah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), beliau mengatakan bahwa perubahan itu semakin cepat terjadi, kalau kita bekerja linier dan rutinitas kita akan tertinggal. Selengkapnya bisa disaksikan pada video berikut!

Satu kata yang membuat saya “bergetar” dari ajakan Bapak Presiden Jokowi, yakni perubahan. Memang untuk mengisi kemerdekaan yang sudah kita raih harus selalu berubah untuk setiap perkembangan yang terjadi. Dengan catatan, tetap mempertahankan hal-hal yang prinsipil. Itulah makna kemerdekaan sesungguhnya menurut saya. Merdeka dengan perubahan alias tidak digilas oleh perubahan itu sendiri. Salah satunya kita harus merdeka dengan perubahan teknologi.

Merdeka dengan Teknologi

Saatnya kita berubah dan merdeka dalam berteknologi. Bila dulu kita sudah merdeka dari penjajah, sekarang kemerdekaan kita bukan mengusir penjajah lagi. Tapi merdeka itu, ketika kita bisa berdaulat dalam mengembangkan dan menggunakan berbagai teknologi dalam kehidupan. Kita pun harus berubah dari mental konsumen menjadi mental produsen. Sejarah mencatat bahwa negara yang menjadi produsen dan yang merintis perubahan teknologi, cenderung menjadi negara yang berpengaruh dan disegani dunia.

Berkaitan dengan perubahan teknologi di dunia, maka seorang futurulog Amerika Serikat, Alvin Toffler, pernah membagi dunia ini atas tiga gelombang. Hal itu dipaparkan dalam bukunya yang dikenal dengan The Third Wave. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa dunia ini dibagi atas tiga gelombang. Pertama, gelombang agraris, selanjutnya gelombang industri dan kemudian gelombang informasi.

Era

Sumber: slideshare.com/internetmarketing

Setiap gelombang telah melahirkan perubahan-perubahan dalam tatanan masyarakat dan bangsa. Negara yang mampu berselancar dalam setiap era perubahan tentu akan menjadi negara yang menikmati perubahan tersebut.

Saat ini dunia sedang diperhadapkan dengan gelombang perubahan ketiga yakni gelombang informasi, termasuk Indonesia. Nyatanya, hampir semua lini saat ini membutuhkan sarana teknologi informasi dan komunikasi. Mulai dari pemerintahan, perusahaan, sekolah dan yang lainnya. Bahkan tidak ada batasan yang bisa memanfaatkan teknologi tersebut. Baik pemuda, orang tua hingga anak-anak. Pria dan wanita tidak ada bedanya. Semua butuh manfaat dari kemajuan teknologi informasi tersebut.

Pertanyaannya apakah kita sudah merdeka dalam teknologi?

Kemerdekaan yang saya maksudkan, bahwa kita sudah bisa memanfaatkan teknologi informasi tersebut sesuai keperluan atau kebutuhan kita. Dengan teknologi tersebut maka kita bisa lebih efektif dan produktif. Tetapi jika kita masih buta teknologi dan kita dikuasai (ketergantungan semata), itu artinya kita sedang dijajah teknologi tersebut. Lihat saja kenyataan di masyarakat, begitu berkembangnya berbagai jenis gadget. Tapi masalahnya ada yang tidak bisa lagi lepas dari gadget karena kecanduan, hingga tugas utamanya terbengkalai. Jika kita ada di kelompok tersebut, maka kita sedang terjajah.

Jadi bagaimana bisa merdeka dari teknologi informasi tersebut? Kita harus jadi tuan dari berbagai sarana teknologi. Sarana teknologi harusnya hadir sebagai pendukung untuk lebih produktif dan memaksimalkan pekerjaan. Jika anda termasuk di kelompok ini, maka anda sudah merdeka atas teknologi.

Demikian halnya masyarakat dan bangsa kita. Jika bangsa kita masih sebatas pengguna (konsumen) maka kita masih berada pada tahap terbelenggu. Ketika kita sudah bisa menjadi produsen teknologi maka kita sudah berada pada tahap merdeka.

Bagaimana kita menyikapi perubahan agar kita bisa sepenuhnya merdeka dalam teknologi informasi?

Menurut hemat saya, ada beberapa tips untuk bisa menjadi pribadi yang merdeka dalam hal teknologi informasi.

  • Seseorang harus memastikan dirinya telah menggunakan kemajuan teknologi informasi untuk hal-hal yang positif, yang benar, menjadikan hidup lebih efektif dan produktif.
  • Seseorang harus mengevaluasi, apakah sudah melek teknologi atau belum. Jikalau belum merdekakan dirimu dengan belajar berbagai hal yang berkaitan dengan teknologi informasi. Salah satu bisa mengembangkan diri untuk menguasai ketrampilan membuat jago desain grafis, membuat website atau  jago web design. Tempat belajar pilihannya banyak, salah satu tempat yang sudah teruji Dumet School.
  • Seseorang harus membangun rasa ingin tahu yang besar tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknologi informasi. Sebab awal dari pengembangan sesuatu selalu diawali dengan keingin tahuan.
  • Milikilah mental produsen daripada konsumen. Bukan berarti menggunakan produk lain tidak bisa, tapi secara perlahan mental itu pun dibangun.

Nah bagaimana, siapkah kita semua untuk memerdekaan diri dalam hal teknologi? Untuk kemajuan bangsa kita, mari kita sama-sama meng-upgrade diri demi membela bangsa kita yang tercinta.

Salam merdeka dalam berteknologi!

Sumber : https://www.dumetschool.com/lomba/menulis-blog

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s