Berikan yang Terbaik untuk Anak!

20171022_124753
Dokpri

Sangat terkesima dengan penampilan dari sebuah sekolah dasar yang tampil di panggung Sun Life Edufair 2017 yang diselenggarakan oleh Sun Life. Bukan hanya karena penampilannya yang sangat bagus, tapi karena tarian (tor-tor) serta musik tradisional Tapanuli yang mereka tampilkan mampu mengingatkan dan membawa anganku ke kampung halaman.

Rasa penasaran pun muncul. Pengen tahu secara jelas dari mana sebenarnya asal sekolah mereka. Kemudian saya pun mendekati stand sekolah tersebut, serta disambut guru-gurunya dengan ramah.

20171022_162549

Dari hasil obrolan dengan Ibu Kus salah seorang guru sekolah tersebut, baru tahu kalau yang tampil tersebut adalah SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading, yakni murid kelas 4 SD. Bahkan satu hal yang tidak saya duga bahwa performance sebagus itu ternyata hanya butuh latihan satu minggu saja dengan Ibu Sri, pelatih tari ekstrakurikuler di sekolah tersebut.

Melihat kecerdasan dan lincahnya murid-murid tersebut, siapa pun pasti yakin bahwa mereka adalah murid-murid yang berasal dari sekolah berkualitas.

Itu hanyalah salah satu penampilan pada acara “Open House The Best 25 Shools”. Sesungguhnya selama tiga hari, sejak 20-22 Oktober 2017 ada sekitar 25 sekolah yang menampilkan bakat dan kemampuan mereka di acara Sun Life Edufair 2017 di Mall Kota Kasablanca, Jakarta Selatan. Bahkan seluruh penampilan di edufair tersebut mampu memukau pengunjung yang berada di mall tersebut.

20171022_160403

Adapun sekolah-sekolah yang dimaksud adalah Sekolah St. Bellarminus, Sekolah Alam Cikeas, Sekolah Islam Tugasku, Lab School Cibubur, Sekolah Cikal, Global Sevila, JIMS, Highscope Indonesia, SD Tarakanita 5, Ichtus School, Global Jaya, Al-Azhar Kelapa Gading, Don Bosco Pondok Indah, BPK Penabur, NJIS, Binus School Simprug, dan yang lainnya. Tentu keseluruhan sekolah tersebut adalah sekolah yang berkualitas. Untuk detailnya dari beberapa sekolah tersebut bisa juga dilihat juga di situs Brightedu.

Umumnya, orangtua tentu mendambakan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak mereka. Mereka pun ingin menyekolahkan anak di sekolah seperti yang tertera di atas, baik itu untuk pendidikan formal maupun non formal. Dan umumnya orangtua pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan harapan tersebut.

Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini biaya pendidikan semakin mahal. Dengan demikian pasti banyak kendala dan kesulitan yang orangtua hadapi ketika benar-benar harus mendaftar dan memasuki sekolah-sekolah yang berkualitas tersebut.

Untuk hal tersebut sebenarnya tidak perlu kuatir. Dalam sebuah talkshow yang penulis dengarkan saat edufair tersebut (22/10), bahwa untuk pendidikan anak-anak bisa direncanakan dan disiapkan sejak dini. Sehingga ketika anak akan memulai bersekolah di tempat berkualitas, orangtua pun tidak memiliki kendala yang berat dalam hal financial kelak.

Hal tersebut pun disampaikan oleh pihak Sun Life dengan sangat jelas. Bahwa Sun Life hadir untuk mendukung perencanaan pendidikan anak. Sun Life juga bisa membantu orangtua menghitung atau mengestimasi dana pendidikan yang dibutuhkan seorang anak hingga puluhan tahun di depan. Tentu dengan memperhitungkan tingkat inflasi yang berkembang.

Dengan cara demikian tentunya orangtua akan tertolong untuk mempersiapkan dana pendidikan sedini mungkin, dan bisa mengestimasi sejumlah uang yang harus disisihkan setiap bulannya dari penghasilan orangtua. Bahkan melalui Sun Life, orangtua yang menjadi tulang punggung keluarga bisa melakukan berbagai proteksi untuk mengalihkan berbagai resiko yang mungkin terjadi. Sehingga kehidupan keluarga akan tetap berjalan normal bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Utamanya biaya pendidikan anak pun tetap bisa terselamatkan.

20171022_151037

Dalam edufair tersebut, Ringgo dan Sabai (istrinya) juga hadir dalam talkshow (22/10). Hari itu tema yang diangkat adalah tentang “Pola Asuh di Era Digital”. Memang pola pengasuhan terhadap anak semakin hari semakin kompleks terlebih di era digital seperti sekarang. Ringgo pun berkata bahwa orangtua harus bisa memberi waktu walau sesibuk apapun. Pendampingan itu penting. Untuk itu Ringgo pun tetap menyediakan waktu bermain dengan si kecil.

Berkaitan dengan biaya pendidikannya, bahwa Ringgo dan Sabai sepakat bahwa pendidikan anak harus dipersiapkan sedini mungkin. Untuk itu, mereka pun telah mempersiapkan biaya pendidikan anak mereka dan memenuhi kebutuhannya sebaik mungkin. Setidaknya ketika masih ada saat ini, lakukanlah yang terbaik. Sebab di masa depan, belum tentu kita bisa memberikan yang terbaik.

Bagaimana dengan pembaca, sebagai orangtua sudahkah mempersiapkan yang terbaik untuk anak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s