Mewujudkan Resolusi dengan OBIDA

IMG_20180106_200922_850

Memasuki tahun 2018 ini, banyak orang yang terlihat bahagia dan antusias untuk menyambut tahun baru. Tentu kebahagiaan dan antusiasme itu adalah bagian dari sebuah harapan dan optimisme. Mereka berharap bahwa tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Saya pribadi tidak terkecuali. Saya sangat optimis memasuki tahun 2018 ini. Keyakinananku tahun ini akan banyak kesempatan dan kejutan-kejutan yang telah menanti sekaligus tantangan yang membuatku akan semakin tangguh.

Namun sebelum menjalani tahun baru ini, saya pun tidak ingin berjalan tanpa sebuah perencanaan. Sebab dengan perencanaan, hidup akan lebih efektif. Dengan perencanaan yang baik, tentu saya akan terbantu untuk lebih fokus dalam melakukan kegiatan serta memiliki prioritas dalam memutuskan sesuatu.

Untuk itu, saya pun telah membuat resolusi 2018. Berikut adalah beberapa resolusi yang telah saya rancang di awal tahun.

Screenshot_2017-12-30-18-50-04-1

Pertama, tahun ini saya memberikan tantangan yang lebih berat dari tahun lalu. Kalau tahun lalu saya berhasil menulis sekitar 100 artikel, maka tahun ini berkomitmen menulis 180 artikel. Atau sekitar satu artikel dalam dua hari.

Kedua, ingin melanjutkan resolusi tahun lalu yang belum terselesaikan. Saya ingin menulis buku tunggal. Artinya bukan buku ‘keroyokan’ yang ditulis oleh beberapa orang (antologi). Kalau untuk buku antologi, sebelumnya saya sih sudah pernah ikut menulis dua buku.

Ketiga, sebagai pembimbing ekstrakurikuler di sekolah, saya berharap bisa membimbing siswa-siswi lebih maksimal. Setidaknya tiga orang dari siswa-siswiku tersebut menjadi penulis yang disiplin dan konsisten.

Keempat, berharap tahun ini dapat kesempatan melakukan perjalanan ke Belitung atau ke Raja Ampat dari hasil menulis.

Sebagai seorang penulis atau blogger, maka memperhatikan kondisi fisik agar tetap prima dan selalu sehat adalah sesuatu yang mutlak. Sebab tanpa tubuh prima dan sakit, maka proses pencarian ide untuk tulisan akan terhambat. Bahkan untuk menulis pun pasti tidak bergairah.

Itu pula yang saya alami di awal tahun ini. Disaat semangatku menggebu untuk menulis mewujudkan resolusiku yang pertama, asam uratku pun kambuh.

Bukan itu saja. Ternyata kondisi cuaca yang tidak menentu membuatku batuk-batuk. Ternyata ada saja ya tantangan untuk mewujudkan konsistensi menulis.

Screenshot_2018-01-13-22-38-13-1

Syukurlah, setelah minum obat, memperbanyak minum, dan mengurangi makanan berprotein, maka asam uratku normal kembali.

Sementara untuk masalah batuk, saya pun tidak perlu kuatir. Sebab keluarga sudah punya obat andalan. OBIDA solusinya. Biasanya kalau saya dan anak-anak batuk, maka tinggal beli OBIDA di apotik dekat rumah. Mudah di dapat dan harganya pun terjangkau.

Sebagai informasi, OBIDA atau yang dikenal juga obat batuk cap Ibu dan Anak dapat membantu meredakan batuk berdahak, sakit tenggorokan. Bahkan dapat membantu memelihara kesehatan paru-paru.

Kalau urusan rasa, jangan ditanya. Keluarga kami sangat cocok dengan rasa manisnya. Sebab bahan dasarnya pun berasal dari madu. Apalagi setelah diminum, tenggorokan pun terasa lega dan longgar.

Sementara untuk kualitas, tidak perlu diragukan. Biasanya obatnya belum habis, batukku biasanya sudah reda seperti sekarang. Saya pun sudah bisa produktif menulis lagi.

Menariknya, saya pun akhirnya masih bisa menulis dengan konsisten tahun ini. Sudah 7 artikel saya tulis selama 13 hari di 2018. Dan salah satu tulisan saya (Di Balik Gemilangnya Anak, Ada Peran Ibu Hebat) menjadi pemenang lomba di awal tahun 2018 ini.

Bagi anda yang ingin menjadikan OBIDA sebagai obat batuk keluarga, maka OBIDA pun telah tersedia dalam berbagai pilihan. Anda tinggal menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Berikut ada beberapa pilihan untuk obat batuk OBIDA tersebut. Ada Nin Jiom Pei Pa Koa : formula asli, kemasan praktis, serta formula tanpa tambahan gula.

Screenshot_2018-01-13-21-56-34-1
Sumber : http://www2.ninjiom.com/id/
Screenshot_2018-01-13-21-57-25-1
Sumber : http://www2.ninjiom.com/id/
Screenshot_2018-01-13-21-57-30-1
Sumber : http://www2.ninjiom.com/id/

Nah, jelas kan? Selengkapnya tentang OBIDA, bisa juga langsung mengunjungi web site ini, http://www2.ninjiom.com/id/

Mari selalu sedia OBIDA di rumah untuk keluarga yang kita cintai. Sebab OBIDA ada, batuk tiada.

Sebagai punutup, ingin sehat di 2018? Mari jaga pola makan, istirahat, dan jangan lupa selalu berolah raga. Sebab kesehatan dan tubuh yang prima akan membantumu mewujudkan resolusi yang sudah kamu rancang di awal tahun.

Dan dengan kesehatan, keluarga bisa hidup bahagia untuk mewujudkan kebersamaan dan menjalankan aktivitas.

Salam sehat.

7 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s