Arti Tradisi Karnaval Budaya di Perumahanku

9
Dokumentasi Pribadi

Mengapa pelangi terlihat indah memesona? Mengapa deburan ombak menarik untuk dipandang? dan, mengapa pula kita takjub melihat gunung yang menjulang tinggi?

Jawabnya, karena ada yang berbeda.

Pelangi terdiri dari berbagai warna yang berbeda. Sementara pada gelombang terdapat bukit gelombang dan lembah gelombang. Begitu juga dengan gunung yang tinggi. Seandainya hanya satu warna saja, apa menariknya pelangi tersebut? Begitu pula dengan gelombang, tidak akan menarik jika hanya terdiri dari lembah gelombang atau bukit gelombang saja.

Sadar atau tidak, Sang Pencipta telah membentuknya sedemikian rupa. Kita tidak mungkin mengingkarinya. Hanya sikap syukurlah yang semestinya kita panjatkan untuk keragaman yang ada di muka bumi ini, yang membuat bumi indah dan saling melengkapi.

Nah, kalau bicara tentang keragaman, maka kita patut bersyukur bahwa masyarakat yang ada di negeri kita adalah masyarakat yang beragam. Tidak banyak bangsa ataupun negara yang sekaya kita. Di negeri ini, kita dapat menemukan beberapa ras dan sub ras yang mendiaminya, terdapat berbagai suku bangsa (etnis), agama, dan berbagai golongan lainnya.

Sungguh, pendiri bangsa ini sangat memahami kondisi bangsa kita yang majemuk. Bahkan sejak zaman dahulu kala, leluhur kita sudah memperkenalkan tentang semboyan Bhineka Tunggal Ika dalam Kitab Sutasoma. Dan itu pula yang kita akui hingga saat ini sebagai semboyan bangsa kita ditengah keragamannya. Bahkan diharapkan semboyan tersebut menjadi salah satu konsensus yang dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Saya sendiri, sangat menikmati keragaman tersebut. Banyak budaya dan kesenian dari berbagai daerah yang begitu menarik bagi saya pribadi. Beruntungnya, saat ini saya berada di sebuah perumahan yang memiliki keragaman. Nuansa ini membuat kami satu dengan yang lainnya saling menghargai dan hidup saling toleransi.

Setidaknya, di perumahan kami, ada berbagai cara yang dilakukan untuk mempererat persatuan dan kesatuan warga. Beberapa tahun terakhir, pengurus RW dan RT selalu menggagasi kegiatan yang unik yang dapat menggelorakan rasa solidaritas, cinta budaya bangsa dan bagaimana warga bisa saling menghargai budaya suku lain. Seperti pada kegiatan “Karnaval Budaya”.

Bukan hanya orang dewasa saja yang menikmatinya, tetapi hingga anak kecil pun ditumbuhkan rasa ingin tahu tentang budayanya dan budaya orang lain. Berharap sejak dini mereka telah tertanam kecintaan akan budayanya sendiri serta penghargaan akan budaya suku lain. Bahkan tidak hanya di situ saja, tapi hingga mengakuinya sebagai budaya bangsa.

Oh iya, Karnaval Budaya yang dilakukan tiga tahun terakhir di perumahan kami (Taman Cibiru) seolah telah menjadi tradisi tahunan. Mampu menjadi magnet bagi warga sekitar. Di samping karena dilakukan dengan pawai dengan menggunakan pakaian tradisi masing-masing, ternyata pawai ini mampu menghadirkan ratusan bahkan hingga ribuan warga.

Berharap saja, pengurus RW dan RT berikutnya tetap melanjutkan acara yang demikian. Sehingga even seperti ini bisa tetap menjadi sarana pemersatu di tengah-tengah semakin meningkatnya konflik horizontal yang terjadi di negeri ini.

Dengan demikian, keberadaan masyarakat yang demikian dapat menjadi sarana memperkuat kemajemukan bangsa ini. Sehingga apa yang dicita-citakan, menjadi bangsa yang bersatu, dapat terwujud.

Salam Budaya

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s