Mulai dari Diri Kita …..

IMG-20190203-WA0016
Sumber : Instagaram @katahati

Di sebuah cafe, tampak Ario dan Billy sedang duduk menikmati kopi yang mereka pesan sejam yang lalu. Ario pun mulai dengan sebuah keluhan.

“Ah, dunia ini makin kacau saja” kata Ario.

“Memang kenapa Ario?” ujar Billy.

“Lihat saja wajah orang yang tadinya peramah sekarang sudah berubah menjadi pemarah. Kata-kata yang tadinya keluar dari mulutnya begitu santun, sekarang telah berubah dengan kata-kata fitnah dan keji. Ya……seperti Bapak yang tadi marah-marah kepada pelayan cafe ini. Memangnya tidak ada cara yang santun dan beretika untuk menyampaikan sesuatu?” Lanjut Ario.

Ario dan Billy masih membahas kejadian tadi. Ketika seorang Bapak yang sudah pelanggan tetap di cafe itu merasa tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak cafe. Biasalah, karena ramai pelanggan sehingga pesanannya agak telat datangnya.

“Begitulah dunia sekarang ini Ario. Eranya merasa diri yang paling baik dan paling benar.” Timpal Billy

“Kalau begitu apa yang salah ya? Bagaimana harus mengembalikan wajah manusia yang sesungguhnya.” kata Ario.

“Sesungguhnya manusia harus kembali menghormati Sang Pencipta. Bahwa kita diciptakan sebagai mahluk mulia diberikan akal budi, harusnya kita sih harus bisa membedakan yang mana yang baik dan yang benar” lanjut Billy

“Apakah ini karena manusia tidak mengindahkan ajaran Tuhan yang sesungguhnya?” tanya Ario

“Betul sekali Ario. Manusia harus bertobat. Kemudian membangun relasi yang baik dengan Tuhan dengan ibadah yang sesungguhnya. Orang yang berelasi yang baik dengan Tuhan tentu akan memiliki rasa menghargai dengan sesama. Tidak memperlakukan dengan seenaknya saja.” Lanjut Billy

“Tapi, kita sesungguhnya tidak dapat berbuat banyak Billy! Kita harus memulai dengan diri kita sendiri, setidaknya orang-orang di sekitar kita pun diharapkan akan mengikuti kita. Bukan begitu Billy?” tanya Ario mempertegas.

“Yoi…. Betul kamu Ario!” tandas Billy

“Setidaknya wajah kita harus memancarkan wajah yang ramah, baik, santun, dan bersimpati. Jadi wajah kita tidak hancur seperti wajah gambar di atas” Lanjut Ario

Mereka pun tertawa bersama…… mereka pun beranjak dari cafe tersebut dan pulang ke rumah masing-masing.

#TantanganMenulis-8 #KataHati

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s