Siapa Bilang Generasi Milenial Tidak Butuh Asuransi?

Sequis

Bulan Agustus 2016, seorang teman kerja disarankan dokter menjalani operasi pada bagian lengannya. Pasalnya, dia mengalami kejadian yang tak diinginkan. Terjatuh. Peristiwa itu mengakibatkan pergeseran pada tulangnya.

Namun, di balik masalah yang dihadapinya, ada satu hal yang membuatnya masih bisa bernafas lega. Alasannya, semua biaya operasi dan perawatannya ditanggung oleh pihak asuransi. Tanpa harus keluar biaya sepeserpun.

Bisa Anda bayangkan, jika teman tersebut belum (tidak) memiliki asuransi, bisa-bisa gajinya sebagai guru beberapa bulan ludes tak berbekas. Masalahnya, biaya yang dikeluarkannya tidak tanggung-tanggung, mencapai puluhan juta.

Itulah untungnya memiliki polis asuransi.

Padahal, teman tersebut masih tergolong baru dalam mengambil polisnya. Bisa dibilang masih sekitar setahun, dengan premi Rp. 500.000. Kalau dihitung dari premi yang sudah disetorkan, maka separuh dari biaya dari operasinya pun tidak akan mencukupi.

Artinya, keputusannya mengambil polis asuransi itu adalah langkah bijaksana. Walaupun umurnya masih tergolong muda pada waktu itu, sekitar 24 tahun. Atau bisa dibilang, masih generasi milenial (generasi y) — yang notabene, umumnya generasi ini lebih senang menghabiskan duitnya untuk memperbanyak pengalaman.

Tapi cara pandangnya terhadap proteksi diri dan pengalihan resiko, ternyata sudah matang. Alias melek finansial. Bila membandingkan dengan guru lain, teman sebayanya, ternyata masih banyak yang belum terpikir untuk mengambil asuransi. Tentu dengan berbagai macam alasan dan pertimbangan.

Dari kisah tersebut, maka dipastikan bahwa siapapun orangnya, mau tua atau muda, tidak boleh abai dengan asuransi. Tidak perlu tunggu mapan atau setelah berkeluarga maka membuat asuransi.

Ngomong-ngomong kalau bicara tentang generasi milenial, mengapa generasi milenial wajib memiliki asuransi? Mari simak ulasan saya dalam tulisan berikut!alasanMenurut hemat saya, setidaknya ada empat alasan generasi milenial harus memiliki asuransi.

Pertama. Generasi milenial itu berbeda dengan generasi terdahulu (generasi x). Mereka adalah generasi yang senang dengan barang-barang “branded”, mencari tempat-tempat yang “instagramable” seperti cafe dan traveling untuk dikunjungi. Bisa dibilang generasi ini lebih senang pengalaman daripada memprioritaskan pada aset, apalagi dengan asuransi. Sehingga tidak jarang penghasilannya tanpa kendali dan tak bersisa.

Nah, ketika seorang milenial mengambil asuransi, baik dalam bentuk proteksi atau investasi, sesungguhnya mereka sedang belajar mengendalikan pengeluaran yang tidak terkontrol tersebut, membangun disiplin dan komitmen finansial, atau sedang melatih bijaksana dalam hal mengutamakan kebutuhan daripada keinginan.

Kedua. Mengingat generasi milenial yang senang traveling, maka sejatinya generasi milenial wajib memiliki asuransi. Alasannya, karena traveling itu terkadang membutuhkan energi ekstra atau resiko tersendiri. Jadi ada saja yang mengalami penurunan kesehatan setelah traveling, bahkan ada yang sampai perlu dirawat. Agar keuangan pribadi tidak terganggu, maka sedialah payung sebelum hujan. Itulah yang disebut pilihan bijaksana.

Ketiga, generasi milenial cenderung masih muda. Bisa dibilang, generasi termudanya masih ada dikisaran umur 18 tahun. Artinya, ketika mengambil asuransi diumur yang masih muda, tentu merupakan peluang yang menguntungkan baginya, karena biaya premi asuransi akan jauh lebih murah dibandingkan ketika mereka mengambil di umur yang sudah lanjut.

Keempat. Semua tidak luput dari resiko. Resiko tidak memandang tua atau muda, pria atau wanita, kaya atau miskin. Semua memiliki potensi menghadapi resiko kematian, kecelakaan, penyakit kritis, dan sakit biasa lainnya.

Itulah empat alasan, mengapa sesungguhnya generasi milenial membutuhkan asuransi. Bagaimana dengan Anda, apakah Anda berasal dari generasi milenial? Sudahkah Anda memproteksi diri dengan asuransi? Atau masih bingung memutuskan asuransi mana yang menyediakan produk sesuai kebutuhanmu?

mpower

Aha…..

Barangkali, Sequis Life adalah asuransi yang sedang Anda cari-cari selama ini. Sudah pernah dengar Sequis Life? Kalau belum, berikut saya akan memperkenalkan tentang Sequis Life tersebut.

Sequis Life merupakan perusahaan yang menawarkan berbagai produk yang tentunya menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, seperti  asuransi jiwa, kesehatan dan asuransi berbasis investasi individu.

Berbekal pengalamannya lebih dari 35 tahun, yakni dengan didukung lebih dari 15.000 tenaga pemasaran profesional, maka Sequis Life berkomitmen untuk menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa dan kesehatan. Faktanya, Sequis Life begitu banyak dipercaya masyarakat. Sekarang saja, Sequis Life telah melayani lebih dari 440.000 jumlah polis.

Kalau bicara tentang legalitasnya, tidak perlu diragukan. PT Asuransi Jiwa Sequis Life, PT Asuransi Jiwa Sequis Financial, dan PT Sequis Aset Manajemen ini secara resmi telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nah, bagi Anda generasi milenial, ternyata Sequis Life itu sangat memperhatikan kebutuhan Anda. Mau tahu buktinya?

MPower Preskon
Sumber gambar : https://www.sequis.co.id

Sequis Life telah menghadirkan M!Power.

M!Power sendiri merupakan cara Sequis Life mengedukasi para generasi milenial akan pentingnya asuransi sekaligus mempersiapkan agar mampu berdikari secara finansial. Adapun salah satu produk perdana dari M!Power tersebut adalah M!Protection.

Selain itu, Sequis Life dengan M!Power-nya juga akan menjadi komunitas bagi milenial yang ingin menjadi entrepreneur, memiliki pendapatan sendiri tanpa batas melalui jalur agen asuransi.

Jadi, M!Power sedang mencoba menghadirkan bentuk kewirausahaan ala milenial atau yang dikenal dengan istilah millenialpreneurship.

Keuntungannya, akan ada pendampingan yang dilakukan agar milenial andal di bidang entrepreneur, khususnya di bidang asuransi jiwa dan kesehatan.

Kembali pada M!Protection.

M!Protection merupakan perlindungan istimewa bagi  generasi milenial yang berusia sekitar usia 18-40 tahun. Adapun yang menjadi keunggulan dari M!Protection tersebut merupakan produk asuransi komplit 6 in 1, yakni yang memberikan perlindungan atas: biaya harian kamar rumah sakit, cacat total dan tetap, penyakit kritis, disabilitas, dan meng-cover gangguan mental, seperti Obsessive Compulsive Disorder (OCD), Bipolar dan Schizophrenia.

Hebatnya, hal ini belum pernah ada sebelumnya pada asuransi lainnya.

Sementara kalau berbicara tentang pilihan premi, maka M!Protection menawarkan 3 pilihan plan. Mengingat produk ini ditujukan bagi milenial, maka premi yang ditawarkan pun sangat terjangkau. Sesuai dengan kemampuan finansial generasi milenial yakni plan starter (premi mulai Rp380 ribu/tahun), moderate (premi mulai dari Rp525 ribu/tahun), dan advanced (premi mulai dari Rp1,3 juta/tahun).

Menarik bukan?

Tentu dengan pilihan yang sangat terjangkau ini, para milenial dipastikan masih tetap dapat menikmati gaya hidup, “berburu” pengalaman, tanpa khawatir kehabisan budget.

Untitled

Nah, sebagai pertimbangan lainnya, yakni mengapa harus mempercayakan proteksi kesehatan Anda ke Sequis Life? Berikut adalah deretan penghargaan yang pernah diraih Sequis dari tahun 2007 hingga 2019.

 

Dari deretan penghargaan tersebut, setidaknya ada beberapa yang diraih tahun ini (2019). Sequis Life meraih predikat “Asuransi Nasional Terbaik 2019” kategori Asuransi Jiwa Aset di atas Rp10-25 triliun versi Majalah Investor.

Di samping itu, Contact Center Service Excellence Award 2019 kategori asuransi jiwa dan kesehatan dengan nilai 89.513 (Excellent).

Serta Top 10 Most Trusted Insurance Companies pada kategori Life Insurance dari ThinknovateComm & Gatra.

Sekarang, saatnya menentukan keputusan yang terbaik bagi kesehatan dan kehidupan Anda. Ingat, jangan pernah terlambat untuk memutuskan yang terbaik bagi diri Anda. Sequis, your better tomorrow.

Sumber Referensi : https://www.sequis.co.id

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s