Sawit Kuat dan Indonesia Hebat adalah Tanggung Jawab Kita Bersama

 

sawit9
Sumber gambar : IG Kementerian Pertanian

“Kami tidak bisa keluar rumah. Keponakanmu juga sudah diliburkan sekolahnya beberapa hari ini.” Terdengar suara Ibuku dari telepon genggamku. Sambil sesekali ibuku terdengar batuk akibat asap tebal yang menyelimuti Riau.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebenarnya bukan sekali dua kali terjadi di Bumi Lancang Kuning ini. Tahu dampaknya? Tidak sedikit orang yang akhirnya mulai antipati dengan pembukaan lahan kelapa sawit.

Ada yang selalu beranggapan bahwa pembukaan lahan kelapa sawit identik dengan pembakaran hutan dan lahan. Padahal, tidak semua pembukaan lahan kelapa sawit selalu diawali dengan pembakaran hutan dan lahan. Itu hanyalah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Benarlah kata pepatah “Akibat nila setitik, rusak susu sebelanga”.

Sesungguhnya, ada banyak pihak yang benar-benar menjalankan prosedur dan taat aturan saat membuka lahan kelapa sawit. Tapi karena ulah pihak yang tidak bertanggung jawab tadi, maka sebagian orang berpandangan miring dengan keberadaan kelapa sawit.

Kalau kita cermati berbagai pemberitaan, tidak sedikit lho “kampanye hitam” yang menyerang keberadaan sawit. Sejatinya pelaku usaha kelapa sawit harusnya menjadi pihak yang berada di garda depan menunjukkan bahwa kelapa sawit tidak seperti yang dituduhkankan orang selama ini. Sehingga masyarakat luas pun semakin mantap untuk mengatakan bahwa keberadaan kelapa sawit itu baik, dengan demikian usaha sawit semakin kuat. Bukan malah sebaliknya.

Nah, bagi masyarakat luas, secara khusus untuk para konsumen, sesungguhnya tidak perlu antipati dengan pembukaan lahan kelapa sawit. Sebenarnya kita dapat menghukum pengusaha sawit yang “nakal’ tersebut.

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah menulis di Kompasiana (22/10/15), sebenarnya masyarakat dapat menghukum pengusaha “nakal” dengan menolak produk-produk sawit yang dalam proses pengolahannya tidak mengikuti aturan-aturan yang mendukung kelestarian lingkungan dan satwa.

Bagaimana kita tahu? Tentu dengan memperhatikan produk-produk turunan sawit yang tidak memenuhi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), yakni standar sawit berkelanjutan Indonesia dan dunia.

Kehadiran sertifikasi seperti ISPO dan RSPO itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar global serta semakin kuatnya posisi tawar dari sawit dari Indonesia.

Untuk urusan sawit, bangsa kita harus benar-benar serius menanganinya, baik mulai prosesnya dari hulu hingga hilir. Mengapa?

Pertama. Sawit tersebut ternyata mampu memberikan sumbangan devisa yang sangat signifikan bagi perekonomian bangsa kita. Misalnya, pada tahun 2017 saja, sawit mampu menyumbangkan devisa negara sebesar USD 23 miliar atau sekitar 300 Triliun. Selain itu, komoditas kelapa sawit telah menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat luas. Seperti pada infografis berikut!

sawit1
Sumber : IG @sawitbaik.id

Kedua. Mulai bangun pagi hingga malam hari, kita tidak bisa lepas dari kebutuhan sawit. Banyak kebutuhan kita sehari-hari yang berasal dari sawit, seperti sabun, pasta gigi, sampo, deterjen, anti nyamuk, krim malam, roti, minyak goreng, dan masih banyak lagi.

Seandainya sawit tidak ada, tentu kita akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari. Mau menggantinya dari hasil tanaman lain? Sepertinya belum tentu mampu memenuhi keseluruhan kebutuhan kita. Mengingat bahwa tanaman sawit adalah yang paling cocok di daerah yang beriklim tropis.

sawit2
Sumber : IG @sawitbaik.id

Ketiga. Ternyata Indonesia dan Malaysia merupakan penyuplai minyak kelapa sawit terbesar di dunia yakni mencapai 85% kebutuhan minyak sawit dunia. Tentu ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk membangun perekonomian kita.

Keempat. Disaat dunia sedang “panik” karena semakin langkanya sumber energi fosil, maka dunia sedang sibuk mencari sumber energi terbarukan. Ternyata sawit bisa menjadi solusi. Kelapa sawit ternyata mampu menghasilkan sumber energi berupa biodiesel (B100).

This slideshow requires JavaScript.

Untuk itu mari kita dukung sawit baik dengan pengelolaan yang baik. Dengan demikian kehadiran sawit menjadi berkah bagi kehidupan manusia. Bahkan kehadiran sawit menjadi sarana memajukan bangsa kita, serta menjadikannya unggul.

Akhir kata, saya ucapkan Sawit Baik, Indonesia Unggul.

 

______________________________________________

Sumber Referensi : instagram @sawitbaik.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s