Memaksimalkan Gaya Belajar Anak Melalui Desain Grafis

PERNAH mendengar teori tentang gaya belajar seorang anak? Apa saja gaya belajar yang dimaksud?

Betul….

Kita sering mendengar tiga jenis gaya belajar anak. Ada yang auditori, visual dan kinestetik. Gaya belajar auditori adalah gaya belajar yang didominasi oleh pendengaran, gaya belajar visual merupakan gaya belajar yang didominasi penglihatan. Sementara gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang didominasi oleh gerakan.

Dengan keragaman gaya belajar tersebut, peran seorang guru atau mentor ternyata sangat kompleks. Dalam hal ini, guru atau mentor harus mampu memaksimalkan perkembangan seorang anak serta menggali potensi yang terpendam dalam diri mereka berdasarkan gaya belajar masing-masing. Artinya, bahwa pendekatan yang ideal untuk mengajar setiap anak haruslah menyesuaikan dengan gaya belajar si anak tersebut.

Sebenarnya bukan hanya peran guru atau mentor saja sih yang penting dalam hal itu. Orangtua pun harus terlibat dan bahkan berperan besar. Mengingat orangtua memiliki waktu yang banyak bersama anaknya. Setidaknya dari kebersamaan mereka setiap harinya, orangtua bisa menyimpulkannya sendiri. Dengan demikian, orangtua pun akan lebih mudah mendorong dan memfasilitasi anak-anak sesuai kebutuhan gaya belajarnya.

Bila orang tua sulit dan ragu, orangtua tidak perlu kuatir tentang teori gaya belajar. Di toko buku atau internet ternyata ilmunya sudah banyak kog. Atau, jika memiliki keterbatasan waktu atau kemampuan, maka orangtua bisa meminta bantuan kepada orang yang lebih ahli.

Dalam blog ini, saya sebenarnya lebih tertarik untuk mengulas tentang anak yang memiliki gaya belajar visual. Sebab saya pernah membaca informasi di sebuah website http://www.sahabatguru.org, bahwa 60% populasi anak di Indonesia ternyata banyak belajar dengan cara visual.

Visualisasi.png
Sumber gambar : http://www.sahabatguru.org

Mengingat bahwa anak dengan gaya belajar visual didominasi oleh apa yang dilihat, maka guru ataupun orangtua harus memaksimalkan anak-anak dengan memfasilitasinya dengan pembelajaran melalui tontonan dan materi yang banyak memanfaatkan penglihatan mereka. Dengan demikian mereka mendapat pembelajaran yang kuat serta mampu meningkatkan pengalaman dan pemahaman yang lebih dalam ketika belajar.

Untuk belajar (secara pasif) misalnya, anak-anak bisa diajak menyaksikan film, dokumenter, animasi, gambar-gambar, poster, dan yang lainnya. Sementara untuk belajar (secara aktif), mereka bisa mengulas dan membahasnya secara bersama. Kemudian si anak bisa dilatih untuk memodifikasi atau memunculkan ide-ide baru dari apa yang mereka amati. Tentu bisa melakukannya dengan menggambar secara manual (hand made) atau memanfaat teknologi komputer.

Bicara tentang teknologi komputer, maka di komputer sebenarnya ada banyak program yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang dan mengembangkan pembelajaran anak-anak yang memiliki gaya belajar visual, misalnya desain grafis.

Desain grafis sendiri bisa diartikan sebagai sebuah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan (sumber defenisi : id.wikipedia.org)

Jadi, jika seorang anak memiliki gaya belajar visual, alangkah baiknya sejak dini sudah diperkenalkan dengan program-program yang berhubungan dengan desain grafis, misalnya corel draw, photoshop, illustrator, InDesign, dan lain sebagainya. Skill yang berhubungan dengan desain grafis ini pun tergolong masih langka di Indonesia dan sangat dibutuhkan di dunia kerja. Bahkan hampir semua perusahaan dan organisasi sangat membutuhkan jasa mereka.

Pada akhirnya bisa saya simpulkan, bahwa mendukung anak sesuai gaya belajar mereka, tentu adalah sebuah kesiapan dini orangtua dan guru untuk meniti masa depan anak. Jangan pernah salah memberikan kebutuhan anak, sebab kesalahan justru bisa berakibat fatal pada semangat dan kemaksimalan anak dalam menggapai cita-cita dan masa depannya.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s