Di Balik Kemajuan Bangsa Ada Edukasi yang Berkualitas

20171208_104221

Ketika Hirosima dan Nagasaki dibom oleh sekutu, kaisar langsung memerintahkan untuk mendata berapa jumlah guru yang hidup. Kaisar tentu memahami betul bahwa untuk memulihkan dan membangun kembali bangsa Jepang yang luluh lantah, butuh peran guru di garda depan sebagai tenaga pendidik untuk kebangkitan dan kemajuan bangsanya.

Bukankah sejarah Jepang juga mencatat bahwa pendidikan adalah salah satu cara mengejar ketertinggalan bangsa Jepang melalui Restorasi Meiji? Dengan pendidikan tersebut mereka akhirnya bangkit dan menjadi bangsa yang maju dan disegani hingga sekarang.

Demikian halnya dengan bangsa kita. Kelahiran kebangkitan nasional tidak lepas dari peran kaum terdidik. Mereka memahami betul hak merdeka yang harus diperjuangkan setelah begitu lama dibelenggu oleh kaum kolonial. Dengan kehadiran kaum terdidik, maka kesadaran kebangsaan pun terwujud dan primordialisme mulai ditinggalkan.

Sama halnya dengan Suwardi Suryaningrat atau kita kenal dengan nama Ki Hajar Dewantara, menyadari bahwa perjuangan yang paling efektif baginya adalah melalui pendidikan daripada tetap berjuang melalui politik. Bahkan ketika berjuang melalui politik di Indische Partij, pada akhirnya beliau harus mengalami pesakitan, dibuang.

Sementara itu, ‘founding fathers’ pun memiliki visi yang besar untuk bangsa kita, dengan demikian mereka telah menetapkan pendidikan (baca : mencerdaskan kehidupan bangsa) sebagai salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu sangat jelas tertuang pada Pembukaan UUD 1945 alinea yang keempat.

Masih banyak catatan sejarah di dunia dan Indonesia yang mengatakan bahwa pendidikan tersebut adalah kunci yang membuka pintu kebangkitan dan kemajuan sebuah bangsa. Lihatlah negara-negara yang maju saat ini, bahwa kemajuan negara mereka tidak terlepas dari kualitas dan keunggulan pendidikannya.

Screenshot_2018-02-04-13-41-09-1

Saya sendiri pun sangat mengakui bahwa pendidikan tersebut merupakan ‘”mata uang” yang berlaku dimana-mana. Berdasarkan pengalaman pribadi, bahwa dengan pendidikan formal dan non formal yang saya miliki, tentu dengan kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan, maka saya pun berani merantau ke Jakarta 2002 lalu.

Tanpa mengandalkan uang di kantong pada waktu itu, tapi dengan pengetahuan dan ketrampilan mengajar yang saya miliki, tanpa “pakai lama”, atau hanya butuh seminggu di Jakarta, saya pun akhirnya diterima bekerja di sebuah bimbingan belajar terbesar dan ternama di Jakarta.

Berbeda dengan kisah berikutnya. Seorang tukang setrika di rumah kami beberapa tahun lalu. Dengan adanya program relokasi dari sebuah developer, maka rumah beserta tanah yang dimilikinya dihargai dengan harga yang lumayan fantastis, 1M. Tapi karena tidak memiliki pendidikan yang memadai, maka uang yang diterimanya tidak bertahan lama, mereka gagal mengelolanya. Bahkan satu buah mobil second yang dibelinya ternyata memiliki masalah.

Itulah yang membedakan orang yang berpendidikan dengan yang tidak. Melalui pendidikan formal yang kita miliki, disamping memberikan pengakuan terhadap keilmuan kita, maka akan menentukan cara berpikir, cara bertindak dan kemampuan memutuskan prioritas atau hal penting dalam kehidupan kita. Sementara pendidikan non formal akan memberikan ketrampilan yang memudahkan kita untuk bekerja dan berkarya secara maksimal.

Nah, era ini adalah era yang memiliki kecepatan perubahan yang semakin tinggi. Kompetisi pun semakin hari semakin ketat. Bagi yang tidak membenahi diri dengan pengetahuan, ketrampilan dan karakter unggul, pasti akan tertinggal.

Screenshot_2018-02-04-13-42-46-1

Membenahi diri adalah solusi yang tepat. Membongkar potensi yang terpendam dalam diri harus dilakukan secara maksimal. Galilah setiap kecakapan hidup yang belum kita miliki sehingga kita bisa benar-benar siap ditengah persaingan kerja dan menjadikan hidup lebih berkualitas.

Tetapi terkadang untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan formal dan non formal tidak mudah. Bagi mereka yang ada di perkotaan misalnya, jalanan yang begitu macet adalah salah satu tantangan terberatnya.

Adakalanya ketika anak berangkat dan pulang sekolah sudah terlalu lelah. Belum lagi ketika mereka harus mengikuti berbagai les yang jauh jaraknya atau mungkin dekat tapi macet yang luar biasa, mengakibatkan stamina anak diperjalanan sudah terkuras. Akhirnya pembelajaran bukan lagi sesuatu yang menyenangkan tetapi menjadikan sebuah beban.

Untuk itu butuh sebuah solusi. Bagi masyarakat BSD atau yang ada disekitarnya, EduCenter telah hadir sebagai solusi. EduCenter = One Stop Education of Excellence.

EduCenter-Bird-Eye-View-696x392

Sumber gambar : http://www.educenter.id

Konsep EduCenter merupakan pusat edukasi pertama dan terbesar di Indonesia dengan lebih dari 20 institusi pendidikan ternama.

Diharapkan dengan kehadiran EduCenter, apapun kursus yang diambil saat ini, semua bisa kamu ambil di satu tempat saja. Di EduCenter sendiri telah tersedia lebih dari 20 tempat kursus ternama, yakni mulai dari kursus Bahasa Inggris, Mandarin, matematika, fisika, ballet, gambar, musik, piano, memasak dan kursus lainnya.

Dengan demikian, permasalahan yang dihadapi keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan selama ini bisa tertangani dengan baik. Bahkan waktu bersama keluarga pun bisa semakin bertambah.

Perhatikan dua bagan berikut, ini adalah salah satu contoh dari penyelesaian permasalahan ala EduCenter.

Nah, jika keluarga Anda ingin merasakan kebahagiaan bersama keluarga dan memaksimalkan persiapan pendidikan anak, maka EduCenter adalah pilihannya. Bagi yang tertarik silahkan DAFTAR saja melalui link tersebut.

Selamat mempersiapkan masa depan dan berkontribusi untuk bangsa melalui persiapan pendidikan yang berkualitas.

Salam.

Advertisements

Mewujudkan Resolusi dengan OBIDA

IMG_20180106_200922_850

Memasuki tahun 2018 ini, banyak orang yang terlihat bahagia dan antusias untuk menyambut tahun baru. Tentu kebahagiaan dan antusiasme itu adalah bagian dari sebuah harapan dan optimisme. Mereka berharap bahwa tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Saya pribadi tidak terkecuali. Saya sangat optimis memasuki tahun 2018 ini. Keyakinananku tahun ini akan banyak kesempatan dan kejutan-kejutan yang telah menanti sekaligus tantangan yang membuatku akan semakin tangguh.

Namun sebelum menjalani tahun baru ini, saya pun tidak ingin berjalan tanpa sebuah perencanaan. Sebab dengan perencanaan, hidup akan lebih efektif. Dengan perencanaan yang baik, tentu saya akan terbantu untuk lebih fokus dalam melakukan kegiatan serta memiliki prioritas dalam memutuskan sesuatu.

Untuk itu, saya pun telah membuat resolusi 2018. Berikut adalah beberapa resolusi yang telah saya rancang di awal tahun.

Screenshot_2017-12-30-18-50-04-1

Pertama, tahun ini saya memberikan tantangan yang lebih berat dari tahun lalu. Kalau tahun lalu saya berhasil menulis sekitar 100 artikel, maka tahun ini berkomitmen menulis 180 artikel. Atau sekitar satu artikel dalam dua hari.

Kedua, ingin melanjutkan resolusi tahun lalu yang belum terselesaikan. Saya ingin menulis buku tunggal. Artinya bukan buku ‘keroyokan’ yang ditulis oleh beberapa orang (antologi). Kalau untuk buku antologi, sebelumnya saya sih sudah pernah ikut menulis dua buku.

Ketiga, sebagai pembimbing ekstrakurikuler di sekolah, saya berharap bisa membimbing siswa-siswi lebih maksimal. Setidaknya tiga orang dari siswa-siswiku tersebut menjadi penulis yang disiplin dan konsisten.

Keempat, berharap tahun ini dapat kesempatan melakukan perjalanan ke Belitung atau ke Raja Ampat dari hasil menulis.

Sebagai seorang penulis atau blogger, maka memperhatikan kondisi fisik agar tetap prima dan selalu sehat adalah sesuatu yang mutlak. Sebab tanpa tubuh prima dan sakit, maka proses pencarian ide untuk tulisan akan terhambat. Bahkan untuk menulis pun pasti tidak bergairah.

Itu pula yang saya alami di awal tahun ini. Disaat semangatku menggebu untuk menulis mewujudkan resolusiku yang pertama, asam uratku pun kambuh.

Bukan itu saja. Ternyata kondisi cuaca yang tidak menentu membuatku batuk-batuk. Ternyata ada saja ya tantangan untuk mewujudkan konsistensi menulis.

Screenshot_2018-01-13-22-38-13-1

Syukurlah, setelah minum obat, memperbanyak minum, dan mengurangi makanan berprotein, maka asam uratku normal kembali.

Sementara untuk masalah batuk, saya pun tidak perlu kuatir. Sebab keluarga sudah punya obat andalan. OBIDA solusinya. Biasanya kalau saya dan anak-anak batuk, maka tinggal beli OBIDA di apotik dekat rumah. Mudah di dapat dan harganya pun terjangkau.

Sebagai informasi, OBIDA atau yang dikenal juga obat batuk cap Ibu dan Anak dapat membantu meredakan batuk berdahak, sakit tenggorokan. Bahkan dapat membantu memelihara kesehatan paru-paru.

Kalau urusan rasa, jangan ditanya. Keluarga kami sangat cocok dengan rasa manisnya. Sebab bahan dasarnya pun berasal dari madu. Apalagi setelah diminum, tenggorokan pun terasa lega dan longgar.

Sementara untuk kualitas, tidak perlu diragukan. Biasanya obatnya belum habis, batukku biasanya sudah reda seperti sekarang. Saya pun sudah bisa produktif menulis lagi.

Menariknya, saya pun akhirnya masih bisa menulis dengan konsisten tahun ini. Sudah 7 artikel saya tulis selama 13 hari di 2018. Dan salah satu tulisan saya (Di Balik Gemilangnya Anak, Ada Peran Ibu Hebat) menjadi pemenang lomba di awal tahun 2018 ini.

Bagi anda yang ingin menjadikan OBIDA sebagai obat batuk keluarga, maka OBIDA pun telah tersedia dalam berbagai pilihan. Anda tinggal menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Berikut ada beberapa pilihan untuk obat batuk OBIDA tersebut. Ada Nin Jiom Pei Pa Koa : formula asli, kemasan praktis, serta formula tanpa tambahan gula.

Screenshot_2018-01-13-21-56-34-1

Sumber : http://www2.ninjiom.com/id/

Screenshot_2018-01-13-21-57-25-1

Sumber : http://www2.ninjiom.com/id/

Screenshot_2018-01-13-21-57-30-1

Sumber : http://www2.ninjiom.com/id/

Nah, jelas kan? Selengkapnya tentang OBIDA, bisa juga langsung mengunjungi web site ini, http://www2.ninjiom.com/id/

Mari selalu sedia OBIDA di rumah untuk keluarga yang kita cintai. Sebab OBIDA ada, batuk tiada.

Sebagai punutup, ingin sehat di 2018? Mari jaga pola makan, istirahat, dan jangan lupa selalu berolah raga. Sebab kesehatan dan tubuh yang prima akan membantumu mewujudkan resolusi yang sudah kamu rancang di awal tahun.

Dan dengan kesehatan, keluarga bisa hidup bahagia untuk mewujudkan kebersamaan dan menjalankan aktivitas.

Salam sehat.

Sedia CNI Ester-C Plus Sebelum Perjalanan

20170622_082222

Menjelang akhir tahun, traveling adalah salah satu pilihan bagi keluarga dalam mengisi liburan. Tapi terbayang gak sih, kalau salah satu anggota keluarga yang kurang sehat. Atau kondisi tubuhnya kurang prima.

Pasti kecewanya luar biasa. Dan penyesalan pun selalu datang terlambat. Harusnya bisa menikmati sukacita bersama. Malah sebaliknya harus ngurusin anggota keluarga yang sedang sakit.

Mungkin ada juga yang akan tetap maksain melanjutkan travelingnya, tapi nikmatnya pasti sangat jauh berbeda dibanding dengan kondisi prima. Bukan begitu?

Nah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka anggota keluarga harus tetap menjaga tubuh agar tetap sehat dan prima, saatnya harus bijaksana menjaga kondisi tubuh sebelum keberangkatan. Menjaga pola makan dan istirahat. Dan jangan lupa untuk selalu berolah raga.

Sebaiknya keluarga jugactetap mengkonsumsi suplemen yang sudah teruji dan terpercaya. Apalagi sekarang cuaca tak menentu, hujan semakin sering turun. Tentu kondisi ini akan memudahkan tubuh kita sakit bila tidak memperhatikan nutrisi dan vitamin yang masuk ke dalam tubuh.

Untuk urusan suplemen, saya dan keluarga saat ini selalu sedia CNI Ester-C Plus.

Bagiku pribadi suplemen ini bukan barang baru. Sejak kuliah hingga kerja, atau sejak duapuluhan tahun yang lalu saya pun sudah mengkonsumsi CNI Ester-C Plus. Artinya, produk ini ternyata sudah lama dan teruji toh?

Sebagai seorang blogger yang memiliki mobilitas yang tinggi, maka saya pun harus tetap memperhatikan kesehatan tubuh. Untuk itu saya selalu menyelipkan CNI Ester-Plus C di dalam tas kerja. Sehingga kapan dan dimana pun tidak akan pernah lupa mengkonsumsi CNI Ester-C Plus.

Saya pun ingin agar stamina tetap prima agar tulisan-tulisan saya tetap berkualitas dan bisa terselesaikan sebelum deadline. Begitu juga dengan ide-ide akan tetap mengalir dengan kondisi fisik dan mental yang prima.

CNI4

Sumber : CNI

Sebenarnya, kenapa harus memilih CNI Ester-C Plus?

CNI Ester-C Plus ini merupakan vitamin generasi ketiga yang tentunya akan memberikan manfaat yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan vitamin c biasa. Misalnya bisa berperan sebagai antioksidan, memperbaiki susynan kolagen, dan memelihara daya tahan tubuh.

CNI Ester-C Plus ini pun terbuat dari bahan yang alami dan menggunakan teknologi yang berstandarisasi.

Disamping hal tersebut, ada beberapa keunggulan CNI Ester-C Plus yang bisa dijadikan sebagai alasan kepada rekan-rekan pembaca, mengapa harus memilih produk tersebut.

CNI Ester-C Plus tersebut ternyata memiliki kadar pH yang netral sehingga aman bagi lambung. Jadi kalau selama ini banyak yang kuatir mengkonsumsi vitamin c karena penyakit maag, maka CNI Ester-C Plus bisa jadi angin segar bagi Anda.

CNI Ester-C Plus penyerapannya dalam tubuh jauh lebih cepat. Dalam darah dua kali lebih tinggi, dalam leukosit empat kali lebih tinggi.

Sementara untuk keunggulan lainnya, bahwa kadar yang dikeluarkan melalui urin tiga kali lebih kecil dan dua kali lebih lambat.

Untuk kadar oksalat dalam urin lima kali lebih rendah sehingga kecil kemungkinan terjadinya batu ginjal dan memiliki efek anti-scurvy/skorbut (sariawan) lebih cepat dan lebih baik.

Sementara kalau berbicara tentang kandungan dan anjuran konsumsi CNI Ester-C Plus dapat dibaca seperti berikut :

Kandungan per tablet :
Vitamin C dalam bentuk 625mg Ester C (setara 500mg vitamin C) dan Kalsium 50 mg

Anjuran konsumsi :
1. Dewasa : 1-2 tablet perhari
2. Penyembuhan : 3 x 1-2 tablet per hari
3. Anak-anak : setengah dosis dewasa

Nah, jelas bukan? Tentu bagi yang sudah mengkonsumsinya berarti Anda peduli dengan kesehatan. Tetapi bagi yang mau mencoba boleh langsung memesannya ke Gerai CNI.

Akhir kata saya ucapkan, selamat berlibur, dan menikmati perjalanan. Jangan lupa, selalu sedia dan konsumsi CNI Ester-C Plus.

Salam.

Mau Jalan Biasa atau Jalan Tol?

20171208_104310

Dokumentasi Pribadi

Orang-orang semakin sadar kalau kompetensi dan keahlian di bidang Teknologi Informasi (TI) semakin dibutuhkan oleh semua lini pekerjaan.

Bahkan tidak sedikit orang yang lebih mudah memperoleh pekerjaan dan sukses memiliki posisi yang baik di tempat pekerjaannya karena kemahirannya di bidang Teknologi Informasi tersebut.

Bukan itu saja. Banyak orang mempertebal pundi-pundinya secara eksponensial dibandingkan pekerja upahan di perusahaan dengan bekerja mandiri dengan mengandalkan Teknologi Informasi.

Satu lagi, fakta tak terbantahkan. Di era digital seperti sekarang. Orang terkaya dunia pada posisi papan atas umumnya adalah mereka yang bergerak pada bisnis yang berhubungan dengan Teknologi Informasi.

Begitu pula dengan para “start up” sukses dari kalangan generasi millenial di negeri kita. Hampir tidak ada bisnis yang mereka geluti tanpa bersentuhan dengan Teknologi Informasi.

Menariknya, kesempatan untuk sukses di bidang tersebut ternyata bukan saja menjadi kesempatan bagi mereka yang kuliah secara formal di bidang Teknologi Informasi.

Artinya apapun bidang Anda, anda berhak sukses pada bidang pekerjaan atau bekerja secara mandiri pada bidang Teknologi Informasi. Bisa saja dengan belajar secara otodidak atau belajar di tempat kursus yang berkualitas dan terpercaya.

Pilihannya pun di tangan Anda.

Ibarat mengendarai mobil. Anda boleh memilih jalan biasa yang penuh tantangan dan kemacetan atau tol yang mempercepat lajunya kendaraan Anda.

Rata-rata orang pasti memilih jalan tol. Mengapa? Karena jalan tol itu akan mengantarkanmu lebih cepat dan meminimalkan hambatan.

Demikian halnya jika ingin menggeluti bidang Teknologi Informasi. Pastinya orang lebih memilih tempat kursus. Alasannya sederhana, karena disana langsung dibimbing orang yang ahli pada bidangnya dan tentu sudah memiliki jam terbang dari sisi pengalaman. Jadinya bisa lebih cepat mahirnya.

Berbeda dengan orang yang mencoba belajar secara otodidak. Mereka akan melakukan coba-coba dan belum tentu bisa memahaminya lebih cepat karena tanpa bimbingan.

Nah, kalau bicara tentang tempat kursus yang berhubungan dengan Teknologi Informasi, maka Dumet School adalah tempatnya.

Dumet School merupakan tempat kursus yang tidak diragukan lagi pengalaman dan kualitasnya. Dumet School setidaknya menyediakan kursus yang banyak dibutuhkan di era zaman “now” seperti Kursus Website, Desain Grafis serta Digital Marketing.

Melalui Kursus Website, maka Anda dijamin akan cepat pintar membuat website tanpa perlu basic IT. Dan melalui kursus tersebut diharapkan Anda akan bisa membuat website untuk perusahaan, portal berita, blog, katalog online, e-commerce, dan yang lainnya.

Nah mau lihat contohnya? Berikut adalah salah satu website hasil karya anak SMP yang kursus di Dumet School.

Keren bukan?

Melalui Kursus Desain Grafis, maka Anda akan belajar dan pintar mendesain logo, brosur, majalah, edit foto, spanduk, kartu nama, poster, banner, branding character, dan lain sebagainya.

Poster berikut adalah salah satu contoh hasil karya dari orang yang kursus di Dumet School.

Sementara itu untuk Kursus Digital Marketing, Anda akan belajar cara mendapatkan customer di internet dengan cepat, mudah, dan efektif. Maka bagi Anda sebagai pelaku bisnis, staff profesional, free lancer, mahasiswa, pelaku UKM sangat cocok untuk ikut kursus ini.

Untuk mengetahui pengalaman yang pernah mengikuti kursus ini, silahkan saksikan video testimoni berikut.

Bagaimana? Menarik bukan? Disamping video tersebut, berikut masih ada beberapa testimoni dari yang pernah kursus di Dumet School.

Screenshot_2017-12-24-16-23-12-1-1

Screenshot_2017-12-24-16-23-21-1

Sebenarnya mengapa ya harus memilih Dumet School sebagai tempat kursus? Berikut ini ada beberapa alasan kuat yang dijadikan sebagai pertimbangannya.

Screenshot_2017-12-24-15-54-25-1

Untuk yang mau mencoba terlebih dahulu, boleh terlebih dahulu melakukan FREE TRIAL loh. Tapi kalau pilihanmu sudah mantap dan ingin lebih cepat mahir? Langsung aja hubungi lokasi berikut.

Screenshot_2017-12-24-20-24-38-1

Jangan tunda sampai besok, untuk apa yang bisa kita lakukan hari ini. Ingat! lusa sudah 2018, buatlah RESOLUSI terbaik sekarang. Perkuatlah kemampuan TENOLOGI INFORMASI-mu hanya bersama DUMET SCHOOL, kursus terbaik saat ini.

__________

Sumber Referensi : http://www.dumetschool.com

Mau Jadi “Content Writer” Profesional?

20171210_152229

Ani Berta, Narasumber “Content Writer”, Pendiri ISB

Sudah dua tahun saya aktif sebagai blogger. Setidaknya banyak manfaat yang saya peroleh dari aktivitas tersebut. Mulai dari memperbanyak teman, memperoleh kesempatan berkunjung ke berbagai kota, mendapatkan penghargaan dari berbagai lembaga, hingga bisa menjadi mentor menulis di sekolah tempat saya mengajar.

Secara khusus dari manfaat memperbanyak teman, saya pun akhirnya bisa menemukan berbagai komunitas blogger yang tetap menularkan semangat dan inspirasi dalam menulis. Komunitas yang saya maksudkan seperti Kompasiana dan Indonesia Social Blogger (ISB).

Tentunya banyak hal yang bisa saya peroleh dengan bergabung disebuah komunitas. Disamping menularkan semangat dan inspirasi, ternyata melalui komunitas tersebut  saya pun mendapatkan berbagai kesempatan menambah pengetahuan baru dan mengembangkan diri dalam hal tulis menulis.

Misalnya dalam sebuah sharing Content Writer  yang diselenggarakan oleh ISB-CNI beberapa hari lalu (Minggu, 10/11/2017), saya sepakat bahwa seorang blogger sejatinya harus selalu mengasah diri agar bisa menjadi seorang blogger yang professional dengan cara meningkatkan kualitas konten.

Sharing yang bertemakan Content Writer  tersebut menjadi sangat penting di masa sekarang ini, mengingat kompetisi antar sesama blogger pun semakin ketat. Toh pada akhirnya sebuah lembaga atau institusi akan menggunakan jasa dari content writer  yang berkualitas.

Saya pribadi bersyukur untuk even kali ini, setidaknya bisa menimba dan mempelajari pengalaman dari sosok yang telah mendedikasikan diri sebagai content writer  yang profesional. Siapa lagi yang tidak mengenal beliau di dunia per-blogger-an? Sosok yang saya maksudkan adalah Ani Berta.

Diawali dengan alasan kuat mengapa kita harus meningkatkan kualitas diri sebagai content writer. Ani Berta pun memaparkan bahwa kita tidak mungkin terlepas dari perubahan dan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang semakin cepat di era digital seperti sekarang. Dengan perkembangan TI tersebut, telah banyak perusahaan dan organisasi yang memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi dan publikasi kegiatan.

Bukan itu saja. Meningkatnya media online dan website institusi yang kian menjamur. Ada juga tokoh, pejabat, selebriti atau pemangku kepentingan yang ingin menuliskan kisah hidupnya atau pengalamannya. Hingga pada meningkatnya kebutuhan produksi konten.

Dengan begitu, maka kebutuhan akan seorang penulis pun semakin meningkat. Untuk itulah seorang penulis (content writer)  harus memperlengkapi diri dengan baik. Ada baiknya juga seorang  contetn writer  menetapkan tujuannya yaitu untuk memperoleh penghasilan atau sukarela.

Disamping itu perlu mengenali website/portal yang diminati dan dikuasai. Memperbanyak mengisi konten gratisan untuk sarana berlatih dan menambah portofolio. Memanfaatkan citizen journalism dari sebuah media mainstream seperti Kompasiana, Indonesiana, Vivalog, Citizen6, dan yang lainnya. Mempromosikan hasil tulisan di berbagai media sosial, hingga mencoba mengajukan proposal penawaran ke berbagai lembaga atau organisasi yang membutuhkan.

Secara teknis, seorang content writer  juga harus memikirkan hal-hal berikut untuk mengisi konten website. Membiasakan diri untuk menulis sebuah konten dari 500 hingga 1000 kata. Belajar menyesuaikan gaya penulisan dengan khas sebuah website. Mengisi kanal-kanal website sesuai dengan kategori yang dikuasai. Memikirkan dan memasukkan key words  yang tepat. Membiasakan untuk membaca ulang tulisan yang masih berbentuk draft sebelum diposting. Serta menempatkan foto dengan high resolution untuk mempercantik website atau blog.

Dalam sharing ini juga, Ani Berta juga menegaskan tentang rambu-rambu yang harus dipatuhi seorang content writer yaitu menghindari tindakan plagiat (copy paste), tidak menggunakan bahasa alay dan singkatan. Hindari masuknya opini yang personal dan kepentingan pribadi. Tidak menyebutkan brand secara hard selling tanpa persetujuan pemilik website/portal. Tidak mendiskreditkan orang lain, tidak keluar dari idealisme hingga jangan menuliskan berita atau opini yang tidak sesuai dengan fakta atau tidak terverifikasi.

Manfaat SEO VS SEM

20171210_142613

Nico Riansyah, Narasumber “SEO vs SEM”, CNI

Disamping Ani Berta, ada juga narasumber lain yang memberikan ilmu yang tidak kalah penting, Nico Riansyah. Pada acara sharing tersebut, Nico sendiri memaparkan tentang topik Manfaat SEO VS SEM bagi seorang content writer.

Mungkin diantara pembaca ada yang sudah pernah membaca atau mendengar kedua istilah tersebut. Tapi bagi pembaca yang belum mengetahuinya, saya akan mengulasnya secara sederhana. SEO tersebut merupakan singkatan dari Search Engine Optimization. Sementara SEM singkatan dari Search Engine Machine.

Sebenarnya untuk dua istilah tersebut tidak terlepas dari usaha seorang content writer  untuk menempatkan website atau blog pada posisi halaman pertama atau urutan teratas di mesin pencari google. Hanya perbedaannya, kalau SEO bentuknya gratisan, sementara untuk SEM bentuknya berbayar.

Bagi seorang pemilik content writer, melalui SEO bisa mengusahakan website atau blognya berada pada halaman pertama atau urutan teratas pada mesin pencari google misalnya dengan cara meningkatkan tingkat akurasi ataupun pengunjung. Sementara untuk SEM, seorang content writer bisa membayar melalui sebuah pengiklanan seperti google adwords dan google display.

Untuk SEO sendiri, Anda harus memaksimalkan jumlah pengunjung ke situs web tersebut. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan aktivitas On-Page dan Off-Page  SEO.

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan aktivitas On page, dapat Anda menggunakan 5 langkah ini,

  • Struktur Website. Dalam hal ini, pastikan meta tag seperti kata kunci secara alami ke dalam tag judul, deskripsi meta, kata kunci meta. Bisa juga dengan melengkapi format h1-h6, deskripsi image alt-text, dan internal links.
  • Format Url. Buatlah format url yang mudah dibaca.
  • Optimalkan Kecepatan Website. Usahakan kecepatan akses website atau blog Anda lebih maksimal untuk menghindari orang meninggalkan website atau blog Anda.
  • Update Konten Website. Sebaiknya konten website atau blog Anda berganti secara berkala, sebab website atau blog yang statis alias tanpa pembaharuan dapat dilihat mesin telusur sebagai entitas “mati”
  • Konten Berkualitas. Buatlah konten yang berkualitas misalnya dengan lebih komunikatif, lengkap dengan infografis yang menarik, informasi dan pengetahuan yang penting. Dengan begitu pengunjung bisa sering berkunjung dan bertahan lama di website atau blog Anda.

Sementara itu, untuk meningkatkan  Off-Page tersebut, maka Anda pun dapat melakukan 5 langkah berikut, seperti :

  • Membangun Backlink. Anda bisa membuat backlink berkualitas melalui website atau blog lain Anda, melalui iklan, web directory, dan lain sebagainya.
  • Blogging. Misalnya dengan kontribusi website atau blog yang memiliki otoritas tinggi dalam pencarian SEO.
  • Submit Url Website. Submit url website atau blog ke search engine submission seperti google, yahoo, amazon, dll.
  • Social Media. Bagikan artikel yang Anda tulis di website atau blog ke berbagai media sosial milik Anda.
  • Perpanjang Domain Hingga 2-3 Tahun.

Bagaimana pula dengan SEM? Berikut ini merupakan lanhkah-langkah untuk melakukan optimalisasi SEM. Misalnya dengan melakukan penentuan kata kunci (keyword) yang tepat, penentuan teks gambar yang menarik sesuai kebutuhan pengunjung, serta bidding  biaya per click yang tepat misalnya semakin tinggi biaya per klik maka akan semakin sering ditampilkan iklannya.

Nah, sebagai content writer, Anda tinggal menentukan apakah akan menggunakan SEO atau SEM? Mau gratisan atau yang berbayar. Semua tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya.

________________

Jangan lupa, baca juga tulisan-tulisan saya yang lainnya ya!

Berikan yang Terbaik untuk Anak!

20171022_124753

Dokpri

Sangat terkesima dengan penampilan dari sebuah sekolah dasar yang tampil di panggung Sun Life Edufair 2017 yang diselenggarakan oleh Sun Life. Bukan hanya karena penampilannya yang sangat bagus, tapi karena tarian (tor-tor) serta musik tradisional Tapanuli yang mereka tampilkan mampu mengingatkan dan membawa anganku ke kampung halaman.

Rasa penasaran pun muncul. Pengen tahu secara jelas dari mana sebenarnya asal sekolah mereka. Kemudian saya pun mendekati stand sekolah tersebut, serta disambut guru-gurunya dengan ramah.

20171022_162549

Dari hasil obrolan dengan Ibu Kus salah seorang guru sekolah tersebut, baru tahu kalau yang tampil tersebut adalah SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading, yakni murid kelas 4 SD. Bahkan satu hal yang tidak saya duga bahwa performance sebagus itu ternyata hanya butuh latihan satu minggu saja dengan Ibu Sri, pelatih tari ekstrakurikuler di sekolah tersebut.

Melihat kecerdasan dan lincahnya murid-murid tersebut, siapa pun pasti yakin bahwa mereka adalah murid-murid yang berasal dari sekolah berkualitas.

Itu hanyalah salah satu penampilan pada acara “Open House The Best 25 Shools”. Sesungguhnya selama tiga hari, sejak 20-22 Oktober 2017 ada sekitar 25 sekolah yang menampilkan bakat dan kemampuan mereka di acara Sun Life Edufair 2017 di Mall Kota Kasablanca, Jakarta Selatan. Bahkan seluruh penampilan di edufair tersebut mampu memukau pengunjung yang berada di mall tersebut.

20171022_160403

Adapun sekolah-sekolah yang dimaksud adalah Sekolah St. Bellarminus, Sekolah Alam Cikeas, Sekolah Islam Tugasku, Lab School Cibubur, Sekolah Cikal, Global Sevila, JIMS, Highscope Indonesia, SD Tarakanita 5, Ichtus School, Global Jaya, Al-Azhar Kelapa Gading, Don Bosco Pondok Indah, BPK Penabur, NJIS, Binus School Simprug, dan yang lainnya. Tentu keseluruhan sekolah tersebut adalah sekolah yang berkualitas. Untuk detailnya dari beberapa sekolah tersebut bisa juga dilihat juga di situs Brightedu.

Umumnya, orangtua tentu mendambakan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak mereka. Mereka pun ingin menyekolahkan anak di sekolah seperti yang tertera di atas, baik itu untuk pendidikan formal maupun non formal. Dan umumnya orangtua pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan harapan tersebut.

Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini biaya pendidikan semakin mahal. Dengan demikian pasti banyak kendala dan kesulitan yang orangtua hadapi ketika benar-benar harus mendaftar dan memasuki sekolah-sekolah yang berkualitas tersebut.

Untuk hal tersebut sebenarnya tidak perlu kuatir. Dalam sebuah talkshow yang penulis dengarkan saat edufair tersebut (22/10), bahwa untuk pendidikan anak-anak bisa direncanakan dan disiapkan sejak dini. Sehingga ketika anak akan memulai bersekolah di tempat berkualitas, orangtua pun tidak memiliki kendala yang berat dalam hal financial kelak.

Hal tersebut pun disampaikan oleh pihak Sun Life dengan sangat jelas. Bahwa Sun Life hadir untuk mendukung perencanaan pendidikan anak. Sun Life juga bisa membantu orangtua menghitung atau mengestimasi dana pendidikan yang dibutuhkan seorang anak hingga puluhan tahun di depan. Tentu dengan memperhitungkan tingkat inflasi yang berkembang.

Dengan cara demikian tentunya orangtua akan tertolong untuk mempersiapkan dana pendidikan sedini mungkin, dan bisa mengestimasi sejumlah uang yang harus disisihkan setiap bulannya dari penghasilan orangtua. Bahkan melalui Sun Life, orangtua yang menjadi tulang punggung keluarga bisa melakukan berbagai proteksi untuk mengalihkan berbagai resiko yang mungkin terjadi. Sehingga kehidupan keluarga akan tetap berjalan normal bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Utamanya biaya pendidikan anak pun tetap bisa terselamatkan.

20171022_151037

Dalam edufair tersebut, Ringgo dan Sabai (istrinya) juga hadir dalam talkshow (22/10). Hari itu tema yang diangkat adalah tentang “Pola Asuh di Era Digital”. Memang pola pengasuhan terhadap anak semakin hari semakin kompleks terlebih di era digital seperti sekarang. Ringgo pun berkata bahwa orangtua harus bisa memberi waktu walau sesibuk apapun. Pendampingan itu penting. Untuk itu Ringgo pun tetap menyediakan waktu bermain dengan si kecil.

Berkaitan dengan biaya pendidikannya, bahwa Ringgo dan Sabai sepakat bahwa pendidikan anak harus dipersiapkan sedini mungkin. Untuk itu, mereka pun telah mempersiapkan biaya pendidikan anak mereka dan memenuhi kebutuhannya sebaik mungkin. Setidaknya ketika masih ada saat ini, lakukanlah yang terbaik. Sebab di masa depan, belum tentu kita bisa memberikan yang terbaik.

Bagaimana dengan pembaca, sebagai orangtua sudahkah mempersiapkan yang terbaik untuk anak?

Jika Ingin Seperti Mark Zuckerberg, Carilah Jalan Tolnya.

20160520__sjm-zuckerberg-0520-11

Source : http://www.mercurynews.com/2016/11/19/mark-zuckerberg-shares-what-facebook-is-doing-about-fake-news/

Siapa yang tidak mengenal Mark Zuckerberg? Nama tersebut sangat berkibar di dunia dan tentu tidak dapat dipisahkan dari sebuah platform media sosial yang sangat populer di dunia. Bahkan platform tersebut telah digunakan oleh milyaran orang di muka bumi hingga saat ini. Platform media sosial yang saya maksudkan adalah facebook.

Ditangan seorang Mark, facebook telah menjadi jejaring sosial yang begitu banyak memengaruhi kehidupan umat manusia. Mulai dari memanfaatkannya untuk pengembangan bisnis, penguatan politik, menyebarkan iklan, membangun ‘personal branding’, penyebaran informasi serta pembelajaran. Dan masih banyak lagi yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu.

Bagi saya sendiri, karya sang maestro ini telah banyak bermanfaat. Mulai dari membangan “personal branding” sebagai seorang penulis. Saya sendiri sering memanfaatkan facebook untuk menyebarkan link tulisan, sehingga semakin banyak yang membaca. Saya juga memanfaatkan facebook untuk memperluas pertemanan, terutama dengan orang yang memiliki minat yang sama. Sehingga kami bisa saling mengasah kemampuan terutama dalam hal tulis menulis. Bukan itu saja, facebook pun telah berhasil mempertemukan saya dengan teman-teman lama kembali.

Kembali kepada masa lalu Mark.

Baginya, tidak berhasil menyelesaikan pendidikan formalnya dari Harvard University bukanlah akhir dari segalanya. Tapi justru menjadi awal kebangkitannya. Bukan tak beralasan. Semasa kuliah memang sangat banyak waktunya yang dicurahkan untuk menghasilkan karyanya spektakulernya tersebut. Sehingga dia pun tidak bisa fokus dalam menyelesaikan perkuliahnya tersebut.

Ketika kuliah pun, Mark sebenarnya sudah pernah terkena masalah karena melanggar sebagian privasi mahasiswa. Tetapi itu tidak menyurutkan semangatnya untuk mengejar tetap mengejar impiannya. Semua itu tidak terlepas dari kuatnya impian, ketekunan untuk menggapainya dan daya kreasi seorang Mark yang luar biasa.

Memang terkadang benturan masalah bisa jadi sebagai awal titik balik seseorang. Jadi jika pembaca diperhadapkan dengan sebuah masalah, percayalah dibaliknya itu ada sebuah kekuatan besar jika kita mampu mengelolanya. Atau ketika kita mampu memanfaatkan kecerdasan AQ (adversity quotion), yakni kecerdasan yang mampu mengubah masalah menjadi peluang.

Begitulah sepenggal kisah hidup Mark Zuckerberg yang lahir tanggal 14 Mei 1984 di White Plains, New York, Amerika. Potongan kehidupan Mark tersebut tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Hingga pada akhirnya tahun 2014 dia berhasil meluncurkan jejaring sosial dari kamar asrama Harvard.

Bahkan jika kita melihat kembali kepada masa kecil Mark. Mark sebenarnya sudah terlihat ketertarikannya dengan perangkat komputer. Bahkan dari kecil pun sudah mengenal bahasa pemogramming. Jadi hal yang wajar jika Mark sangat kompeten dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya.

promo-oktober-website

Pertanyaannya, bagaimana dengan Anda? Atau anak Anda yang sedang mencari jati dirinya atau suatu keterampilan khusus yang ingin digelutinya untuk masa depan dan demi kemajuan banyak orang.

Saya pikir jika Anda atau anak Anda ingin menjadi Mark berikutnya, tidak ada jalan pintas. Butuh kerja keras dan ketekunan. Dan jangan lupa bahwa hanya ada jalan tol untuk mencapainya. Belajar dan berlatihlah! Terutama dengan ilmu komputer yang berhubungan dengan pemograman, website, dan yang lainnya yang saling berhubungan.

Oh ya, ternyata Dumet School hadir untuk menjadi jalan tol tersebut. Dengan pengalaman yang tidak diragukan lagi dalam membimbing dan mengantarkan siswa kursusnya kepada impiannya, menjadikan Dumet School menjadi pilihan banyak orang dan lembaga yang mempercayainya.

Anda pun bisa mencobanya. Dumet School ternyata menyediakan berbagai program untuk pilihan Anda. Program tersebut bisa dilihat pada gambar berikut.

Screenshot_2017-10-25-18-05-52-1

Screenshot_2017-10-25-18-06-21-1

Screenshot_2017-10-25-18-04-32-1

Bagaimana, menarik bukan? Silahkan langsung aja hubungi Dumet School ya….. Salam!